Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kriminal

5 Kasus Curanmor Berbagai Modus Terungkap d Gunungkidul, 11 Orang Dibekuk

Gunungkidul - Polres Gunungkidul meringkus 11 tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat), delapan di antaranya adalah residivis. Selain itu, tiga dari sebelas tersangka masih di bawah umur. Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady menjelaskan, dalam kurun waktu satu bulan, polisi berhasil mengungkap lima kasus curat. Dalam pengungkapan kasus itu, polisi meringkus 11 tersangka, yang terdiri atas empat komplotan, baik komplotan spesialis pencuri motor maupun pembobol rumah kosong. "Dari 11 tersangka yang diamankan, tiga di antaranya masih di bawah umur," katanya saat jumpa pers di Polres Gunungkidul, Selasa (3/9/2019). Fuady melanjutkan kasus pencurian yang terungkap sebagian besar adalah kasus curanmor. Bahkan korban pencurian mulai pedagang sayur hingga pejabat Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Seperti halnya pencurian motor jenis bebek milik seorang pedagang sayur di Kecamatan Nglipar pada 23 Agustus 2019. Saat itu dua tersangka berinisial MA (24), war...

Mayat Bayi Ditemukan dalam Kaleng Biskuit di Selokan Mataram Yogya

Sleman - Sesosok mayat bayi ditemukan di Selokan Mataram, Yogyakarta, Sleman, pagi tadi. Mayat bayi tersebut ditemukan di dalam kaleng biskuit. Lokasi penemuan mayat bayi berada di Dusun Tapan-Karanglo, RT 01 RW 01, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Kapolsek Kalasan Kompol Iman Santoso menjelaskan mayat bayi yang terlahir prematur tersebut ditemukan oleh Sarjito, warga setempat, pada sekitar pukul 08.30 WIB tadi. Sarjito curiga karena ada sebuah tas kondisinya bagus di Selokan Mataram. "Karena tas kondisinya bagus, kemudian dicek dan diambil oleh Bapak Sarjito. Setelah dicek, ternyata di dalam tas ada dua buah batu dan kaleng biskuit yang terbungkus kresek," kata Iman saat dihubungi wartawan, Rabu (28/8/2019). Karena penasaran, kata Iman, Sarjito memberanikan diri membuka kaleng biskuit tersebut. Namun Sarjito kaget ketika yang dijumpainya adalah orok berjenis kelamin laki-laki yang berada di dalam kaleng tersebut. "Kasus ini sedang dit...

Ngaku Bos, Pria Ini Tipu Pegawai Toko Batik Yogya hingga Ratusan Juta

Sleman - Seorang warga Sleman, DH (41) diringkus jajaran Polda DIY pada 2 Juli lalu. Ia ditangkap karena menipu karyawan salah satu butik di Yogyakarta. Dengan mengaku sebagai sang bos butik, ia berhasil menipu korban hingga ratusan juta rupiah. Direskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Tony Surya Putra, menjelaskan penangkapan DH bermula dari laporan korban yang tertera di LP/0184/III/2019/DIY/SPKT tertanggal 6 Maret 2019. Berangkat dari laporan tersebut polisi melakukan penyelidikan. "Setelah kita lakukan penyelidikan DH berhasil kita tangkap di wilayah Yogyakarta, kebetulan dia warga Sleman. DH ditangkap pada tanggal 2 Juli 2019," kata Tony dalam konferensi pers di Lobi Polda DIY, Sleman, Senin (12/8/2019). Tony menerangkan, DH melakukan aksinya dengan cara mengirimkan pesan singkat ke korban menggunakan nomor telepon baru. Dalam pesan tersebut DH mengaku sebagai bos di tempat korban bekerja yakni di Hamzah Batik Yogyakarta. Ternyata korban mempercayai pesan tersebut. ...

Polres Kulon Progo Amankan Pelaku Aborsi

Kulon Progo (ANTARA) - Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengamankan pasangan kekasih WL,19, warga Desa Tuksno dan NA,18, warga Desa Sukoreno yang melakukan aborsi bayi dalam kandungan berusia tujuh bulan. Kapolsek Sentolo Kompol Kodrat di Kulon Progo, Selasa, mengatakan pada Jumat, mengatakan pada Jumat (22/2), pihaknya mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada warga Desa Sukoreno yang diduga menggugurkan kandungannya. "Atas informasi dari masyarakat tersebut selanjutnya unit reskrim Polsek Sentolo melakukan penyelidikan dan dapat informasi bahwa benar ada warga Desa Sukoreno atas nama NA diduga menggugurkan kandungannya yang dibantu oleh pacarnya WL," kata Kodrat. Ia mengatakan petugas dibeberapa tim melakukan penyidikan. Ada yang mencari informasi di rumah sakit dan mencari informasi di masyarakat atas kejadian tersebut. Dari hasil penyidikan diketahui kedua pelaku adalah sepasang kekasih yang sudah menjalin hubungan dua tahun lebih dan...

Pura-pura Cek Keperawanan, Seorang PNS di Gunungkidul Cabuli Anak Tiri

Gunungkidul - Seorang PNS di Kabupaten Gunungkidul, S (59) diamankan polisi karena mencabuli anak tirinya hingga depresi. Modusnya, S berpura pura mengecek keperawanan dan merukiyah gadis remaja tersebut. Wakapolres Gunungkidul, Kompol Verena Sri Wahyuningsih mengatakan, aksi bejat yang dilakukan Sumarwan terhadap korban sudah berlangsung sejak tahun 2016. Di mana saat itu S berdalih hendak mengecek keperawanan anak tirinya tersebut. "Pencabulan yang dilakukan tersangka ini sudah dari pertengahan tahun 2016 sampai akhir tahun 2018. Untuk modusnya, tersangka mengecek keperawanan korban dengan cara meraba-raba paha dan payudara," ujarnya dalam jumpa pers di Polres Gunungkidul, Senin (4/3/2019). "Dan yang melakukannya itu (pencabulan) saat ibu korban tidak ada di rumah," imbuh Verena. Lanjut Verena, korban saat itu tidak menaruh rasa curiga terhadap ayah tirinya, terlebih alasan meraba-raba paha dan payudara tersebut bertujuan untuk mengecek keperawanan korb...

Polres Kulon Progo Amankan Pengedar Uang Palsu

Kulon Progo (ANTARA) - Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengamankan pasangan suami istri, Kusnin dan Sri Miharti karena diduga mengedarkan uang palsu di Pasar Jagalan, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, pada Selasa (26/2). Kapolres Kulon Progo AKBP Anggara Nasution di Kulon Progo, Rabu, mengatakan bahwa Kusnin dan istrinya merupakan bagian dari kelompok pengedar uang palsu lintas kabupaten mengingat peredarannya telah masuk Kulon Progo. "Kusnin dan istrinya  merupakan residivis pada kasus yang sama di Kabupaten Kudus (Jateng) dan sudah pernah divonis 2,5 tahun penjara," kata Anggara. Ia mengatakan kasus ini bermula ketika Kusnin membelanjakan uang palsu di Pasar Jagalan. Tersangka membeli pisang Rp10 ribu dengan uang palsu Rp100 ribu. Pedagang yang merasa curiga langsung memberi tahu pedagang lain sehingga mereka melakukan pengeroyokan terhadap pelaku. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti ...

Edarkan Miras di Depan Gedung Agung, Nenek 8 Cucu Ditangkap Polisi

Yogyakarta - Sulastri (54), warga Banguntapan, Bantul, ditangkap polisi saat menjajakan minuman keras di depan Gedung Agung, Yogyakarta. Sebenarnya, nenek dengan delapan cucu ini sudah berupaya menyembunyikan dagangan "haram"-nya itu. Dia meletakkan botol-botol miras tersebut di bawah rak dagangannya. Terbongkarnya usaha penjualan miras ini berawal ketika aparat Polsek Gondomanan, Kota Yogyakarta, melakukan penertiban parkir liar di sepanjang kawasan titik nol km. Saat itu, petugas melihat ada sekelompok remaja yang duduk di depan pagar Gedung Agung. Mereka yang duduk dan bercanda ria terlihat memutarkan sebotol minuman. Curiga dengan aktivitas tersebut, beberapa anggota polisi lantas mendatangi para remaja itu. Ternyata, mereka sedang menikmati minum miras. Petugas lalu berusaha mengorek keterangan dari para remaja tersebut. "Setelah dimintai keterangan, mereka membeli dari seorang pedagang di depan Gedung Agung," kata Kepala Polsek Gondomanan, Kompol Heru Musli...

Penyelundupan Sabu dari Malaysia ke Yogyakarta Digagalkan

SLEMAN - Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Yogyakarta bersama Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY menggagalkan penyelundupan sabu di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. "Barang bukti yang kami sita berupa narkoba jenis sabu seberat 1.032 gram, yang jika diasumsikan satu gram dipakai empat orang maka barang bukti ini mengancam merusak 4.128 jiwa," kata Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta Munadi Radiani, Sabtu (15/12). Menurutnya, barang bukti tersebut disita dari seorang penumpang pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK-1320 dari Kuala Lumpur, Malaysia, tujuan Yogyakarta, Jumat (14/12). Pelaku berinisial SN, 43, kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur. "Setelah dilakukan analisa terhadap passenger list dan pemeriksaan infra merah terhadap barang bawaan penumpang, petugas mencurigai bungkusan yang disembunyikan di dalam LCD TV 40," katanya. Ia mengatakan, penumpang berinisial SN dan LCD tersebu...

Pedagang Beras Dirampok, Rp100 Juta Amblas

SLEMAN – Rumah milik seorang pedagang beras di Dusun Tengahan, Sendangagung, Minggir, Sleman, dirampok dini hari kemarin sekitar pukul 00.30 WIB. Dalam aksinya, perampok juga menyakiti korbannya. Humas Polsek Minggir,Aiptu Iswanto mengatakan, awal kejadian, perampok yang diduga berjumlah lima orang tersebut, masuk ke dalam rumah dengan cara merusak pagar depan rumahnya. Saat itu, seluruh anggota keluarga di dalam rumah,yaitu Sumardi,56, Mujirah, 50, dan Anang, 25, sedang tertidur pulas. Para pelaku kemudian masuk ke kamar tidur Sumardi dan Mujirah,membangunkannya untuk dipaksa memperlihatkan letak harta yang disimpannya. “Sempat diancam, namun meski takut,kedua korban menolak permintaan mereka,”kata dia,kemarin. Akibat penolakan tersebut, keduanya dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan linggis. Bahkan, sempat salah satu pelaku menggunakan alat setrum untuk menyiksa korban hingga pingsan. “Kedua korban pingsan, dan kemudian diikat. Setelah itu, pelaku mendatangi kamar Anang (a...

Dimintai Uang, Bapak Tega Bacok Anak Sendiri

KULONPROGO – Wintolo, 26, Warga Dusun IX Jalan, Banaran, Kecamatan Galur tak pernah menduga akan bernasib sial. Niatnya menagih janji uang untuk pembangunan rumah justru dibalas bacokan parang oleh ayah kandungnya sendiri. Wintolo menderita luka cukup parah di bagian tangan dan punggung. Peristiwa memilukan ini bermula saat Wintolo datang ke rumah kontrakan ayahnya Mujiono,50, di Dusun Sorogaten, Desa Karangsewu, Galur,Rabu (12/12) malam pukul 20.00 WIB.Wintolo hendak menagih janji kepada ayahnya. Maklum,sang ayah sempat mengobral janji akan membantu pembangunan rumahnya. “Bapak janji mau bantu kerja bakti dan bantu uang untuk pembangunan rumah, Senin (10/12). Tapi,waktu itu tidak jadi datang. Makanya, Rabu malam itu saya datang ke kontrakannya.Bapak juga pinjam uang dan belum dikembalikan,” ungkap Wintolo kemarin. Bukannya memberi uang, Mujiono justru marah.Dia mengaku tidak memiliki uang yang berujung adu mulut antara keduanya.Ayah yang tengah emosi ini kemudian mening...

Akhirnya, Kasus Pembunuhan dengan Mercon Terungkap

YOGYAKARTA, Pelaku pelemparan mercon yang mengakibatkan tewasnya Harju Pambudi (17) warga Bedilan, Margokaton, Seyegan, Sleman, akhirnya dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Sleman tadi malam, Rabu (12/12/2012). Sebelumnya polisi sempat mengaku kesulitan mengungkap kasus ini karena minimnya saksi. Seperti diberitakan sebelumnya, korban Harju Pambudi mengalami luka parah di dada kanannya karena terkena lemparan mercon banting pada Selasa (11/12/2012) kemarin. Korban tewas saat sampai di RS PKU Muhamadiyah Gamping Sleman. Kepala Polres Sleman AKBP Hery Sutrisman mengatakan, pelaku utama pelemparan mercon yang ditangkap di rumahnya berinisial Wd (16) warga Godean Sleman. Turut ditangkap juga beberapa rekan tersangka yang saat itu membantu aksinya yaitu Gt (17) warga Godean, Ds (17) warga Bantul, dan Tt (18) warga Sleman. Ke empat tersangka yang diringkus merupakan satu gank di salah satu SMA di Sedayu Bantul. "Awal kami menangkap Wd sebagai pelaku utama, namun ketika dikembang...

Pelajar Tewas Dilempar Mercon-Dada Korban Berlubang Tembus Paru-paru

SLEMAN– Siswa kelas X SMK 3 Jetis Yogyakarta, Harju Pambudi, 17, meregang nyawa akibat dilempar petasan berdaya ledak tinggi saat mengendarai motor di Jalan Sayegan, Dusun Margo Mulyo, Sayegan, Sleman kemarin. Warga Bedilan, Margokaton, Seyegan,tersebut tewas akibat benda yang diduga petasan meledak mengenai dada kanan hingga menimbulkan lubang dan menembus paru-paru. Berdasarkan penelusuran SINDO, tindak kejahatan ini dialami korban seusai pulang sekolah sekitar pukul 14.30 WIB. Pelajar kelas X Jurusan Bangunan SMK 3Jetis Yogyakarta tersebut seperti biasa pulang sekolah mengendarai sepeda Honda Beat warna hitam bernopol AB 2175 RI. Saat melaju diJalan Sayegan, korban bertemu dengan beberapa pemuda.Selanjutnya para pemuda tadi melempar petasan (mercon). Lemparan itu tepat mengenai dada sebelah kanan korban,dan langsung meledak. Diduga,pelemparan mercon itu dilakukan oleh kelompok siswa atau geng sekolah. Ayah korban, Rumantiyo, 66, baru mengetahui anaknya mengalami musibah pukul...

Siswi SMP Dicabuli Pacar di Hutan

GUNUNGKIDUL– Yun, 13, siswa SMP swasta di Playen, Gunungkidul diduga menjadi korban pencabulan, Alf, 24, warga Semanu, yang baru dikenalnya lewat facebook. Aksi bejat pelaku itu dilakukan dua kali, yakni di sebuah warung internet (warnet) di Kecamatan Playen dan kawasan hutan Sodong,Kecamatan Paliyan, belum lama ini. Kasus itu terungkap setelah orang tua Yun melihat keanehan sikap dan perilaku anak perempuannya itu. Karena curiga, kemudian korban ditanya dan mengaku kalau sudah dicabuli Alf.Tidak terima dengan ulah Alf, orang tua korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Gunungkidul. Sementara itu,Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Gunungkidul Iptu Ngadiranto mengatakan, setelah menerima laporan tersebut,pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Tidak berselang lama, pelaku diamankan.” Pelaku langsung kita tahan untuk penyelidikan. Selanjutnya karena korban di bawah umur, kita periksa di UPPA,”paparnya kemarin. Kasatreskrim Polres Gunungkidul AKP Suhad...

Baru 4 Bulan Dipakai, Puluhan Komputer Sekolah Dicuri

YOGYAKARTA, SMA Negeri 1 di Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dibobol maling, Rabu (5/12/2012) pagi sekitar pukul 5.30 WIB. Pencuri menggasak semua komputer bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta. Pencuri yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang itu berhasil menggasak 18 CPU, 15 monitor, dan tiga LCD komputer. Mereka masuk ke ruang laboratorium sekolah dengan cara mencongkel pintu ruang kelas laboratorium dan ruang biologi. Peristiwa ini diketahui pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah, Anung Sutrisno (26). Seperti biasanya, pada pukul 05.00 WIB Anung membuka semua pintu ruang kelas, ketika Sampai di ruang laboratorium, pintu sudah dalam keadaan terbuka dan ketika dicek ternyata komputer yang ada di ruangan tersebut raib. "Melihat komputer di ruangan laboratorium hilang, Saya lantas menyisir lokasi sekitar sekolah dan saat sampai di belakang gedung sekolah saya menemukan casing CPU bersera...

Kasus Penipuan Berkedok Investasi, Dosen IT di Yogya Ditangkap

Yogyakarta - Selama kurun waktu 7 tahun, seorang Dosen IT Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta membuka usaha investasi dengan sarana ITE. Dosen dan pemilik warnet berinisial MT (35) tersebut akhirnya ditangkap oleh jajaran Polda DIY atas dugaan penipuan investasi. Penipuan invetasi dilakukan dengan merekrut para nasabah dengan membuka website ASIA KITA dan MANDIRI KITA. Selama kurun waktu mulai tahun 2005 hingga sekarang, tersangka telah berhasil merekrut nasabah sebanyak 42.559 investor. Invetasi ini modelnya mirip seperti MLM namun media yang digunakan berbebeda yakni melalui web. Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda DIY, Kombes Pol Joko Lelono mengatakan, pelaku melakukan penipuan karena tidak dapat memenuhi keuntungan dari yang telah dijanjikan. Modus operandi yang dipakai pelaku menampilkan data-data pada WEB SITE WWW.ASIAKITA.COM dengan nama program investasi ASIA KITA. Invetasi ini mencari downline empat orang dengan mentransfer uang masing-masing...

Nyaru Jadi Tamu, Kuras Rumah

BANTUL – Modus kejahatan belakangan ini semakin beragam. Berpura-pura menjadi tamu, lima kawanan perampok asal Tangerang menguras sejumlah rumah warga di Bantul. Namun aksi mereka terhenti setelah jajaran Satreskrim Polres Bantul meringkus mereka, kemarin. Mereka adalah Bahar, 19, Iwan, dan Erwinsyah, 19, ketiganya warga Lampung Timur,Bandar Lampung; Irfan, 23, warga Tangerang, Jawa Barat; dan Darmawan, 32,warga Subang,Jawa Barat. Informasi yang dihimpun, kawanan ini tiba di Bantul pada Senin (19/11) malam lalu.Keesokan harinya mereka langsung beraksi dengan menyewa sebuah mobil Daihatsu Terios hitam nopol B 1803 XY. Tak tanggung-tanggung, mereka menyasar tiga tempat berbeda dalam satu hari. Lokasi pertama, mereka menyasar rumah Ahmad Arifin, 26,warga kompleks perumahan Pendowo Asri, Kelurahan Pendowoharjo Kecamatan Sewon.Selain mengancam korban, kawanan yang menyaru jadi tamu ini mengobrak-abrik seisi rumah dan berhasil menggondol perhiasan emas dan dokumen berharga lainnya...

Bejat, Bapak Cabuli Anak Kandungnya

GUNUNGKIDUL – Apa yang dilakukan oleh Tri, 51, warga Ngestirejo, Tanjungsari ini benar-benar keterlaluan.Demi memuaskan nafsu bejatnya, anak kandungnya sendiri, Sus,yang masih berusia14 tahun di gasak juga. Tidak tanggung-tanggung, gadis di bawah umur ini tujuh kali dicabuli hingga korban merasa malu dan hanya mengurung diri dalam kamarnya.Karena sudah tidak kuat lagi, peri stiwa memilukan ini diceritakannya kepada kakeknya, Marmo. ”Saya pun kaget mendengar cerita itu. Saya kemudian lapor ke polsek dan dia ditangkap,” ujar Marmo kemarin. Benar saja, Tri tidak berkutik ketika digelandang ke polsek dan dilanjutkan ke Mapolres Gunungkidul kemarin siang. Baik pelaku serta korban langsung ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Gunungkidul. Di hadapan petugas, bapak dengan badan gempal ini mengaku khilaf dan cemburu melihat putri pertamanya tersebut sering diajak main teman laki-laki.”Dia juga sering SMSan,” ucapnya. Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu ...

Ganja Dibungkus Kemasan Permen

YOGYAKARTA– Direktorat Reserse dan Narkoba Polda DIY berhasil mengungkap modus baru peredaran narkoba jenis ganja menggunakan kemasan bungkus permen. Berhasil pula ditemukan percobaan pengiriman biji ganja menggunakan layanan pos. Modus peredaran ganja melalui kemasan bungkus permen itu terungkap dari penangkapan tiga orang mahasiswa dari perguruan tinggi swasta (PTS) di kompleks kos-kosan daerah Jetis,Yogyakarta.Mereka berinisial MS,HS,dan PHN. Dari hasil penggeledahan,ketiganya didapati menyimpan ganja sebanyak 150 gram yang masih tersimpan rapi dalam kemasan bungkus permen cokelat berukuran besar. Direktur Reserse dan Narkoba Polda DIY Kombes Pol Widjanarko menilai modus pengepakan dalam kemasan permen itu cukup rapi. Sekilas,bungkus permen itu tidak mencurigakan. Namun,begitu dibuka di dalamnya terdapat daun ganja kering yang dikemas kertas koran dalam bentuk paket hemat. ”Masing-masing paket beratnya antara 10–20 gram,” ujarnya siang kemarin. Menurut Widjanarko,model pengir...

Gudang Garuda Food Dirampok

SLEMAN – Kawanan perampok spesialis brankas kembali beraksi di Sleman. Dini hari kemarin, gudang PT Garuda Food II yang baru delapan bulan berdiri di Jalan Ring Road Barat, Trihanggo, Gamping, menjadi sasaran kawanan ini. Kawanan tersebut membawa kabur brankas berisi uang senilai Rp120 juta. Perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 WIB,kemarin. Sebelumnya, Jumat (19/10), kawanan perampok menyikat brankas di Rumah Sakit (RS) Grasia,PakemdiJalanKaliurang Km 17.Saat itu pelaku membawa kabur uang Rp23 juta. Perampokan di Gudang Garuda Food itu tergolong cukup rapi.Kawanan tersebut juga diduga sudah lama merencanakan aksi kejahatan. Selain sudah menyiapkan berbagai alat untuk membongkar brankas besi, kawanan itu juga mengetahui kelemahan pengamanan di gudang tersebut. Salah seorang satpam PT Garuda Food II,Muhammad Hasan mengatakan, dari hasil jejak yang terlihat,pelaku masuk dengan cara melompat pagar gudang bagian belakang setinggi 3 meter. Setelah itu,para pelaku masuk ke m...

Sudah Menghamili, Foto Bugil juga Disebar

Kulonprogo - Ayah korban, MY, 45,mengaku tak terima dengan perbuatan pria yang bekerja sebagai petani tersebut.Perbuatannya telah menghancurkan masa depan putri tercintanya.“Saya tidak bisa terima ini ,”kata My,kemarin. MY mengaku memperoleh informasi bahwa foto bugil putrinya sudah tersebar di ponsel teman-teman Agus. Namun, sejauh ini dia mengaku belum tahu pasti seperti apa foto yang disebarluaskan tersebut. “Saya akan laporkan kembali kelakuan Agus,”ujar dia. Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kulonprogo, Ipda Satiyem mengatakan, kepolisian dapat menjerat Agus dengan UU ITE jika terbukti menyebarluaskan foto bugil korban. “Kami menunggu laporan resmi keluarga korban,”kata Satiyem. Sebelumnya diberitakan, A, siswi kelas 2 SMA hamil enam bulan setelah digauli Agus sebanyak lima kali. Aksi bejat dilakukan di pinggiran Pantai Trisik, siang hari sejak perkenalan keduanya delapan bulan silam. A kini tidak lagi sekolah. Perkenalan dengan Agus diawali saat handphone mil...