Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kereta Api

Jelang Natal, Penumpang Kereta Yogyakarta Turun

YOGYAKARTA - Penumpang di wilayah kerja PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta menjelang Natal 2012 hingga hari ini menurun 38% dibanding periode yang sama pada 2011. Itu dikatakan Asisten Manajer Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Kuswardoyo di Yogyakarta, Senin (24/12). Pada H-2 Natal 2011 tercatat sebanyak 9.644 penumpang. Tahun ini hanya 5.933 penumpang yang terdiri atas 1.373 penumpang kereta kelas eksekutif, 1.156 penumpang bisnis, dan 3.404 penumpang ekonomi. Menurut dia, menurunnya jumlah penumpang itu diperkirakan karena tidak tersedianya kereta tambahan terkait dengan libur Natal tahun ini. Tambahan dua kereta api yaitu Argo Lawu dan Argo Dwi Pangga untuk melayani penumpang saat libur akhir tahun nanti masih belum signifikan, karena tidak dioperasionalkan secara bersamaan. "Kalau tahun lalu, dua kereta api tambahan dikeluarkan secara bersamaan mulai 21 Desember hingga 6 Januari. Sekarang secara bergantian," ka...

Yogyakarta Siapkan Dua Kereta Tambahan

YOGYAKARTA - PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta menyiapkan dua kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur akhir tahun, yaitu Argo Lawu dan Argo Dwipangga relasi Solo-Jakarta. "Kereta tambahan itu akan mulai dijalankan pada hari ini hingga 6 Januari 2013," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta Sri Winarto, Kamis (20/12). Ia mengatakan pada 20-31 Desember 2012, kereta yang dijalankan adalah Argo Lawu yang diberangkatkan dari Solo Balapan pada pukul 09.30 WIB dan Argo Dwipangga diberangkatkan pada pukul 21.30 WIB dari Solo mulai 1-6 Januari 2013. Penggunaan kedua jenis kereta api tambahan itu untuk menyesuaikan dengan permintaan masyarakat pengguna moda transportasi darat itu. Selain itu, tiket reguler, tiket untuk kereta api tambahan tersebut juga bisa diperoleh secara dalam jaringan saat tiket untuk kereta reguler sudah habis terjual. Tiket kereta api reguler yang sudah habis terjual adala...

Liburan Panjang-30.000 Tiket Kereta dari Yogya Terjual

YOGYAKARTA– Liburan panjang pekan ini dimanfaatkan ribuan orang untuk berwisata ke Yogyakarta dan sekitarnya.Dari pantauan kemarin,sejumlah objek wisata juga membeludak. Pemesanan tiket kereta api (KA) melalui perjalanan Yogyakarta juga menembus 30.000 buah. Bahkan,tiket untuk kereta tambahan yang disediakan untuk akhir pekan pun ludes terjual. Manager Public Relations PT KAI Daop 6 Yogyakarta Kuswardoyo menerangkan, pemesanan tiket mencapai 30.000 tersebut terhitung sejak Rabu (14/11) sampai dengan Minggu (18/11) mendatang.Dibandingkan tahun lalu, pada musim liburan yang sama jumlah itu mengalami kenaikan sekitar 10 persen,”Pada tahun lalu ada sekitar 28 ribu,”katanya Dia menerangkan, pada liburan tahun baru Hijriyah ini, Daop 6 Yogyakarta mengoperasionalkan 17 kereta reguler dan satu kereta tambahan untuk perjalanan Sabtu-Minggu (17-18/11) mendatang. Kereta tambahan ituyakniKAEksekutif ArgoDwipangga yang melayani perjalanan Solo-Gambir. ”Tiket untuk tanggal 17 dan 18 baik itu ...

Jadwal Perjalanan KA Ditambah

YOGYAKARTA– Guna memenuhi kebutuhan pengguna jasa kereta api jarak dekat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan upaya perbaikan pelayanan, dengan melakukan penambahan jadwal perjalanan KA Komuter di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Manajer Public Relation Daop 6 Yogyakarta Kuswadoyo mengatakan, selain mengoperasional kan KA Sriwedari AC yang dimulai pada Senin (5/11) hari ini, Daop 6 juga melakukan penambahan perjalanan KA Madiun Jaya AC.KA yang melayani perjalanan Madiun-Solo-Yogyakarta, semula hanya 2 kali perjalanan ditambah menjadi 4 kali perjalanan pulang pergi (PP) dalam setiap harinya. “Untuk tarifnya tetap sama, yakni Rp20.000 untuk Yogya- Solo dan Rp35.000 untuk Yogya-Madiun,”katanya. Dengan dioperasionalkannya KA Sriwedari dan penambahan perjalanan KA Madiun Jaya AC itu, perjalanan kereta tetap dilakukan penyesuaian dengan perjalanan KA Prameks. Dengan begitu masyarakat luas khususnya pengguna jasa kereta api di wilayah Solo- Yogyakarta-Kutoarjo dapat terpenuhi kebut...

Kereta Sriwedari Yogyakarta-Solo Segera Beroperasi

YOGYAKARTA--MICOM: Selama ini, penumpang yang hendak berpergiian dengan antara Yogyakarta dan Solo dilayani dengan Kereta Prambanan Ekspres. Namun, beberapa hari ke depan, tepatnya Senin (5/11), penumpang mempunyai pilihan lain untuk rute Yogyakarta-Solo dengan diluncurkannya Kereta Api Sriwedari. "KA Sriwedari akan menggunakan Kereta Rel Disel Elektrik (KRDE) dengan kapasitas 462 penumpang," terang Manager Public Relation PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Kuswardoyo, Jumat (2/11). Kereta Sriwedari terdiri dari satu set rangkaian dengan lima gerbong KRDE. Berbeda dengan kereta komuter pada umumnya, posisi duduk penumpang KA Sriwedari saling berhadapan, yaitu menghadap ke depan dan belakang seperti kereta api jarak jauh. "KRDE Sriwedari juga ber-AC (air conditioned) dengan tarif Rp20 ribu untuk sekali perjalanan," kata dia. Rencananya, jadwal perjalanan Kereta Api Sriwedari sebanyak 8 kali, yaitu berangkat dari Yogyakarta menuju Solo pukul 05.15 W...

Kereta Prameks Belum Maksimal Beroperasi

YOGYAKARTA-Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) belum bisa maksimal mengangkut penumpang Kutoarjo-Solo setelah anjlok pada 23 Oktober. Apabila sebelum kecelakaan, rute perjalanan tersebut dilayani sebanyak 13 perjalanan, setelah anjlok KA Prameks hanya melayani 6 perjalanan. Pelaksana harian (Plh) Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Kuswardoyo di Yogyakarta, Selasa (30/10), memastikan hal itu akan berlangsung hingga Rabu (31/10). Dia menambahkan, satu rangkaian yang beroperasi untuk melayani empat perjalanan Yogyakarta-Solo dan ada dua kereta tambahan KA 220 relasi Kutoarjo-Yogyakarta dan KA 213 relasi Solojebres-Kutoarjo. Ia mengatakan, KA Prameks memiliki tiga set rangkaian. Namun, dari tiga rangkaian tersebut, hanya satu yang beroperasi. Pasalnya, satu rangkaian mengalami kecelakaan pada Selasa (23/10) lalu di Kalasan dan satu rangkaian lagi sedang menjalani perbaikan rutin di Balai Yasa Yogyakarta. Kepala PT KAI Daop 6 Sinung Tri Nugroho mengaku tengah meni...

Tiket KA Yogyakarta Tujuan Jakarta Ludes Terjual

Yogyakarta  - Tiket kereta api keberangkatan dari Yogyakarta pada Minggu (28/10) telah habis dipesan untuk semua kelas. "Untuk keberangkatan Minggu (28/10), tiket ke Jakarta sudah habis. Untuk tujuan ke arah timur, masih ada namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Sedangkan di luar tanggal itu, tiket masih tersedia," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Jumat. Menurut dia, sudah habisnya tiket kereta untuk ke Jakarta tersebut disebabkan banyak calon penumpang yang sudah harus kembali bekerja di kantor masing-masing pada Senin (29/10), sehingga memilih hari libur terakhir untuk kembali ke Jakarta. Untuk mengantisipasi penambahan jumlah penumpang saat libur panjang Idul Adha, PT Kereta Api Daop VI Yogyakarta akan menjalankan kereta api tambahan yaitu Argo Lawu Ekstra yang diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan tujuan Stasiun Gambir Jakarta. "Kereta itu diberangkatkan dari Solo sekitar pukul 21.00 WIB. Tetapi, ...

Jalan Lagi, Prameks Gratis 3 Hari

Yogyakarta -  PT KAI Daop 6 Yogyakarta akhirnya memutuskan mengoperasikan kembali Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) Prambanan Ekspress (Prameks) kemarin. Pascaanjloknya Prameks,PT KAI Daop 6 menyatakan akan menghentikan operasional kereta yang melayani rute Solo-Yogyakarta- Kutoarjo itu hingga unitnya mencukupi. Untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat,selama tiga hari,mulai Kamis hingga Minggu, (28/10), Daop 6 menggaratiskan tiket KA Prameks dari Solo hingga Kutoarjo. ”Ini namanya program KA Mancarli alias aman lancar dan terkendali,” ujar Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto. Eko berharap masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. ”Kami layani untuk jadwal perjalanan KA Prameks seperti biasanya,”sambungnya. Seperti diketahui, PT KAI Daop 6 pada Rabu (24/10) menghentikan operasional Prameks. Penghentian operasional tersebut dilakukan karena minimnya rangkaian kereta setelah anjloknya KRDE Prameks di Kalasan,Sleman Selasa (23/10). Kondisi in...

Kereta Maguwo Ekspres Tambah Frekuensi Perjalanan

Yogyakarta - Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) AC Maguwo Ekspres menambah frekuensi perjalanan menjadi dua kali sehari untuk jurusan Purwokerto-Yogyakarta. Penambahan jadwal perjalanan itu akan dimulai Selasa (11/9). Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto Surono menyatakan selain ada penambahan jadwal, Maguwo Ekspres juga mengalami perubahan jalur. "Pada awal peluncuran, Maguwo Ekspres melayani trayek Purwokerto-Cilacap-Maguwo. Namun, saat ini diubah menjadi Purwokerto-Maguwo dan dalam sehari ada dua kali pemberangkatan, yakni pada pukul 05.00 dan 11.20 WIB," kata Surono, Senin (10/9). Ia menjelaskan, waktu tempuh Purwokerto-Yogyakarta selama dua jam dan 4 8 menit dengan harga tiket Rp60.000 per penumpang. "Kami berharap perubahan jalur ini akan lebih bisa mencapai pasar, terutama untuk karyawan yang akan mengejar penerbangan di Bandara Adi Sucipto pukul 09.00. Selain itu, untuk mereka yang bekerja di Yogyakarta pukul 08.00...

PT KAI Klaim Untung, Adisutjipto Lebih Baik

YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 6 Yogyakarta, mengklaim pendapatan yang diperoleh meningkat kendati jumlah penumpang menurun dibanding 2011 lalu. Alasannya, kereta api komersial yang dioperasionalkan jumlah penumpangnya lebih pasti. ”Nominalnya yang tahu pusat,tetapi kita tengarai untung,” jelas Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto. Menurutnya pada tahun lalu, setiap gerbongnya masih ada toleransi bagi penumpang berdiri. Untuk kelas ekonomi bisa 50% dan 25% untuk kelas bisnis. Tetapi tahun ini,hanya penumpang yang bertiket dan memiliki tepat duduk yang bisa naik.Itupun tiket harus sama dengan identitas penumpang. Pada arus lebaran kemarin, ada enam kereta komersial yang dioperasionalkan, yakni Argo Dwipangga,Argo Lawu,Sancaka 1 dan 2 serta Lodaya 1 dan 2.Setidaknya ada 2.554 tempat duduk. Sedangkan pada tahun lalu hanya ada 350 tempat duduk. ”Dengan asumsi ini, kita yakin pendapatan naik,”tambahnya. Sementara itu, PT Angkasa Pura I selaku pe...

Libur Lebaran, Kereta Komuter Dipadati Penumpang

YOGYAKARTA - Selama libur lebaran, kereta api komuter yang beroperasi di Daerah Operasi (Daop) 6 dipadati penumpang. Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Eko Budiyanto di Yogyakarta, Kamis (23/8), menyampaikan rata-rata penumpang kereta api komuter mencapai 8 ribu-10 ribu per hari. "Pada hari-hari biasa rata-rata hanya 6 ribuan penumpang," paparnya. Dia memprediksi, kepadatan penumpang kereta api komuter akan berlangsung sampai akhir libur lebaran pada Minggu (26/8). Saat ini sebagian memang sudah mulai masik kerja, tetapi sebagian yang lain masih libur lebaran, termasuk para pelajar. Kereta api komuter yang beroperasi di wilayah Daop 6, terangnya, ada empat jenis, yaitu Madiun Jaya, Prambanan Ekspres, Railbus Batarakresna, dan Maguwo Ekspres. Eko juga mengungkapkan, ke depannya ada wacana pemberangkatan kereta komuter akan ditempatkan sendiri dan tidak dicampur dengan kereta api jarak jauh. Misalnya, Stasiun Lempuyangan dikhususkan un...

Nama Tiket KA Ditoleransi

YOGYAKARTA – PT KAI tahun ini menerapkan kebijakan, nama yang terdapat tiket harus sesuai dengan identitas calon penumpang. Kalau tidak, tiket dinyatakan hangus. Namun, dalam pelaksanaannya masih diberikan toleransi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta masih memberikan kebijakan toleransi bagi penumpang yang namanya di tiket tidak sesuai dengan identitas diri. Nama tiket masih bisa diubah sesuai nama identitas penumpang. Kepala Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan penumpang kereta api bisa mengubah namanya agar sesuai identitasnya maksimal dua jam sebelum keberangkatan. Mereka dapat langsung datang ke reservasi atau ke loket tiket di setiap stasiun.Syaratnya, menunjukkan kartu identitas yang masih berlaku. “Kartu identitas itu tidak harus berupa kartu tanda penduduk (KTP), tetapi bisa juga surat izin mengemudi (SIM) atau paspor yang masih berlaku. Jika sudah diubah,maka saat dicek di peron masuk,tiket tidak akan dianggap hangus,” tandasnya kemarin....

KAI Luncurkan Kereta Baru Rute Purwokerto-Yogyakarta

Micom - Menjelang lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng), siap meluncurkan kereta dengan tujuan Purwokerto-Yogyakarta pada 14 Agustus mendatang. Kereta yang diberi nama Maguwo Eskpres tersebut melayani konsumen dari Purwokerto, Cilacap, dan kota-kota di wilayah Daop V yang akan menuju Yogyakarta. Manajer Humas Daop V Purwokerto Surono mengungkapkan saat ini peluncuran kereta tersebut masih dimatangkan kepastiannya. "Menurut rencana, KA Maguwo Ekspres itu akan berangkat dari Purwokerto menuju Stasiun Maguwo di sekitar Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta. Rencananya, akan ada dua kali pemberangkatan pada pagi dan siang hari. Tapi itu masih belum diputuskan waktunya," jelasnya, Jumat (10/8). Ia menyatakan bahwa kereta tersebut dilengkapi dengan fasilitas AC akan mampu bersaing dengan moda transportasi lainnya seperti bus Patas AC dan travel. "Pasar masih sangat terbuka. Kami yakin akan mampu bersa...

KAI, Kepolisian, dan TNI Cek Rel Perlintasan Yogyakarta-Wates

YOGYAKARTA-Jajaran PT KAI, kepolisian, dan TNI, Selasa (7/8) siang, mengecek rel perlintasan kereta api dari Stasiun Tugu hingga Stasiun Wates yang berjarak 50 kilometer. Mereka menggunakan lori diesel untuk pengecekan tersebut. Kepala Bidang Humas Polda DI Yogyakarta AKB Anny Pudjiastuti menjelaskan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh aspek perlintasan KA, mulai dari jembatan dan palang pintu perlintasan, dalam keadaan baik. Ia menambahkan, pihaknya akan menerjunkan 86 Brimob untuk berjaga di stasiun di wilayah DIY dan perjalanan kereta api. "Setiap kereta api dijaga dua personil Brimob yang menggunakan seragam dan senjata," terangnya. Penjagaan ini akan mulai disiagakan dari H-9 hingga H+6. Penjagaan ini dilakukan sebagai tindakan preventif untuk memberi rasa nyaman kepada penumpang kereta api. Kepala Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto menjelaskan rel lintasan Solo - Kutoharjo merupakan perlintasan terbaik karena sudah double track. "Jalur ini meru...

Daop 6 Tambah Rangkaian KA Lebaran

YOGYAKARTA– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta akan menambah rangkaian KA untuk mengangkut calon penumpang pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Kepala humas PT KAI Daops VI Yogyakarta,Eko Budiyanto mengatakan, penambahan gerbong khusus untuk KA ekonomi regular.Tujuannya meningkatkan kapasitas daya angkut penumpang. Menurut dia,untuk KA ekonomi reguler jarak jauh yang akan diberangkatkan dari Daop 6 Yogyakarta ada tiga,yaitu KA Progo tujuan Lempuyangan- Pasar Senen,KA Bengawan tujuan Solo-Pasar Senen dan KA Sri Tanjung tujuan Lempuyangan-Banyuwangi. Selain itu, lanjut dia,Daop 6 juga memberangkatkan KA tambahan Lebaran khusus KA non-ekonomi.KA tambahan ini, yaitu untuk KA Argo Lawu,Argo Dwipangga,Sancaka dan Lodaya. Untuk KA tambahan ini,PT KAI Daop 6 akan menjual 2.500 tempat duduk setiap harinya. ”Tiket-tiket tersebut dapat dibeli di reservasi tiket,kantor pos, agen resmi dan minimarket yang bekerja sama dengan PT Kereta Api,atau melalui layanan 121 dan unt...

Penumpang KA Lebaran Tahun Ini Diperkirakan Menurun

YOGYAKARTA-PT KAI memperkirakan jumlah penumpang arus mudik tahun ini yang menggunakan moda transportasi kereta api akan menurun sekitar 20%. "Tahun lalu, penumpang yang menggunakan kereta api untuk mudik mencapai 2,1 juta orang. Untuk tahun ini diperkirakan hanya 1,8 juta orang," ungkap Kepala Humas PT KAI, Sugeng Priono, di Kantor PT KAI Daop VI DIY, Jumat (15/6). Penurunan itu, jelasnya, disebabkan dua hal. Pertama, PT KAI kali ini membuat kebijakan tidak ada tiket berdiri dan PT KAI hanya menjalankan kereta api ekonomi nonkomersial sesuai dengan perjanjian pemerintah. Sugeng menambahkan jika pun ada tambahan kereta ekonomi nonkomersial Lebaran, rangkaiannya dijalankan sesuai dengan kontrak dengan pemerintah karena itu merupakan KA penugasan. "Nantinya jangan ditanyakan kepada kami, rangkaiannya kok terlalu pendek," ungkapnya. Kalau rangkaiannya bisa dijalankan sepuluh, tetapi kelas ekonomi nonkomersial yang dijalankan hanya delapan, terangnya, itu ...

Tiket KA Lebaran masih Tersedia di Yogyakarta

YOGYAKARTA -  Tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2012 dari Yogyakarta masih tersedia. Masyarakat bisa memperolehnya di stasiun yang menggunakan sistem dalam jaringan atau tempat lain untuk pembelian tiket. "Tiket keberangkatan atau untuk arus mudik Lebaran dari Yogyakarta ke berbagai tujuan seperti Surabaya, Jakarta, dan Bandung masih tersedia," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Kamis (24/5). Ia mengatakan, penjualan tiket kereta api reguler untuk angkutan Lebaran sudah dapat dilayani H-90 keberangkatan atau sejak akhir Maret. Tiket yang dilayani untuk kereta ekonomi AC, bisnis, dan eksekutif. Dari Yogyakarta, terdapat 15 keberangkatan kereta api reguler ke berbagai tujuan dengan total penumpang yang dapat terangkut sekitar 10 ribu orang. Namun, kata dia, masyarakat sepertinya masih senang membeli tiket tidak jauh dari hari keberangkatan dengan berbagai alasan seperti takut apabila tiket yang t...

Kereta Api Senja Utama Dievakuasi, Jalur Normal Kembali

DetikNews - PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah berhasil mengevakuasi gerbong kereta Senja Utama Yogya yang anjlok dinihari tadi. Jalur lalu lintas kereta api pun kembali lancar. "Sudah dari tadi berhasil dievakuasi. Sekarang jalur rel sudah berhasil dilalui," terang Kepala Humas Stasiun Bumiayu, Surono, kepada detikcom, Minggu (4/3/2012). Evakuasi dilakukan pukul 02.30 WIB. Surono menambahkan, dengan telah dievakuasinya Kereta Senja Utama tersebut, perjalanan KA yang sebelumnya terhambat sudah bisa lancar kembali. Namun, dirinya mengingatkan perjalanan kereta tidak bisa serta-merta lancar setelah evakuasi tersebut. "Setelah kereta dievakuasi kan harus diperbaiki dulu jalurnya. Dan kereta yang tadi mengantre harus bergantian lewat," terangnya. Saat ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab dari peristiwa tersebut. PT KAI sedang menginvestegasi kejadian tesebut. "Karena faktornya banyak, bisa akibat sarana, prasarana, maupun SDM," terangnya....

Daop 6 Luncurkan KA Bogowonto

YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta kemarin mengoperasionalkan KA Bogowonto kelas ekonomi ber-AC (air conditioner) dengan rute Yogyakarta- Pasar Senen. Pengoperasionalan KA Bogowonto ini merupakan upaya PT KAI (persero) untuk memperpanjang rute perjalanan KA yang semula hanya melayani rute Kutoarjo-Pasar Senen. Kepala Daop 6 Yogyakarta Sinung Tri Nugroho mengatakan penambahan rute KA Bogowonto ini juga bertujuan untuk menambah pasar karena biasanya KA kelas ekonomi berangkat pada sore hari. KA ekonomi ini merupakan kereta yang banyak diminati masyarakat dengan jumlah penumpang bisa mencapai 100%. “Setiap gerbongnya terisi 80 penumpang,”kata Sinung. KA Bogowonto setiap hari diberangkatkan dari Yogyakarta pada pukul 07.30 WIB dan sampai di Pasar Senen pukul 16.00 WIB. KA ini berangkat dari Pasar Senen pukul 18.40 dan sampai di Yogyakarta pukul 04.06 WIB.Harga tiket reguler KA Bogowonto, yakni Rp150.000.Namun karena baru diluncurkan dan masih promosi selama...

Konsumsi Narkoba Masinis Bisa Dipecat

YOGYAKARTA– PT KAI (persero) siap memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada masinis yang kedapatan mengonsumsi narkoba atau minuman keras. Kebijakan itu diambil guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat calon penumpang selama perjalanan kereta api. Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, PT KAI tidak menginginkan adanya masinis mengonsumsi narkoba seperti yang ditemukan pada kasus pilot Lion Air yang kedapatan menggunakan sabu-sabu. Di sisi lain, dia melihat kejadian kecelakaan lalu lintas akibat penyalahgunaan narkoba maupun konsumsi miras sudah kerap terjadi, salah satunya seperti yang terjadi di Tugu Tani, Jakarta Pusat. ”PT KAI tidak menginginkan hal itu terjadi, untuk itu tindakan pengecekan terhadap masinis terus dilakukan secara rutin,”paparnya. Bilamana didapati masinis mengonsumsi narkoba maupun minuman keras, tindakan tegas berupa pemberhentian tugas dari masinis bahkan pemecatan bisa dilakukan.Tidak hanya upay...