Skip to main content

Kereta Prameks Belum Maksimal Beroperasi

YOGYAKARTA-Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) belum bisa maksimal mengangkut penumpang Kutoarjo-Solo setelah anjlok pada 23 Oktober. Apabila sebelum kecelakaan, rute perjalanan tersebut dilayani sebanyak 13 perjalanan, setelah anjlok KA Prameks hanya melayani 6 perjalanan.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 6 Kuswardoyo di Yogyakarta, Selasa (30/10), memastikan hal itu akan berlangsung hingga Rabu (31/10).

Dia menambahkan, satu rangkaian yang beroperasi untuk melayani empat perjalanan Yogyakarta-Solo dan ada dua kereta tambahan KA 220 relasi Kutoarjo-Yogyakarta dan KA 213 relasi Solojebres-Kutoarjo.

Ia mengatakan, KA Prameks memiliki tiga set rangkaian. Namun, dari tiga rangkaian tersebut, hanya satu yang beroperasi. Pasalnya, satu rangkaian mengalami kecelakaan pada Selasa (23/10) lalu di Kalasan dan satu rangkaian lagi sedang menjalani perbaikan rutin di Balai Yasa Yogyakarta.

Kepala PT KAI Daop 6 Sinung Tri Nugroho mengaku tengah menimbang kereta api komuter atau kereta api jarak jauh yang akan diprioritaskan. Hal tersebut harus didasarkan atas kebutuhan penumpang.

Apabila dilihat dari pendapatan, terangnya, tidak ada keuntungan PT KAI dengan pengoperasian KA Komuter seperti Prameks. Terlebih dengan harga tiket Prameks sebesar Rp 10 ribu/penumpang. Nilai tersebut dinilai masih sangat murah untuk perjalanan Yogya-Solo

Pasalnya, pendapatan kereta api Prameks dalam sehari sama dengan pendapatan 2 gerbong kereta eksekutif. "Pendapatan dari operasional Prameks dengan 13 perjalanan sehari itu sama dengan pendapatan dua gerbong KA Taksaka (relasi Yogyakarta-Jakarta)," pungkasnya. 

Sumber : Media Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...