Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kali Gendol

Kali Gendol Tak Mampu Lagi Tampung Material Merapi

Bisa Jadi Bencana Baru di Musim Hujan REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio, mengatakan, pascaerupsi besar 2010 kondisi aliran Sungai Gendol di Kabupaten Sleman sudah penuh dengan material lahar Gunung Merapi. "Bahkan di beberapa titik yang kami pantau dengan citra satelit dan survei darat menunjukkan bahwa timbunan material vulkanik ini justru lebih tinggi dari kawasan di kiri-kanannya," katanya di Sleman, Rabu. Ia mengemukakan, kondisi itu sangat rawan saat musim hujan mendatang. Jika terjadi banjir lahar, katanya, material itu bisa meluap ke berbagai tempat. "Kondisi yang sama juga akan terjadi jika erupsi Gunung Merapi, dimana saat ini kawah puncak Merapi membuka lebar di sisi selatan atau mengarah ke Sungai Gendol sehingga aliran lahar dan awan panas besar kemungkinan melalui sungai ini," katanya. Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction ...

Kali Gendol Sudah Penuh, Sleman Siaga Banjir

Alat-alat berat sudah disiagakan di pinggir Kali Gendol dan Kali Opak di Sleman VIVAnews - Banjir lahar dingin masih mengancam pemukiman warga di bantaran sungai yang berhulu ke Merapi. Kali Gendol, salah satu sungai yang berhulu ke Merapi, bahkan sudah dipenuhi aliran lahar dingin. Widi Sutikno, Komandan Tanggap Darurat dan Penanggulangan Bencana Merapi Sleman mengatakan Kali Gendol bahkan sudah bercabang, masuk ke arah Kali Opak. "Untuk antisipasi banjir lahar dingin, kami melakukan kanalisasi khusus Kali Gendol dan Kali Opak," katanya kepada VIVAnews, Selasa 18 Januari 2011 pagi. Pembuatan alur sungai agar lahar dingin tidak melimpah ke mana-mana. "Yang saya takutkan adalah jatuh korban jiwa. Kalau sarana-prasarana rusak, jembatan jebol tidak apa-apa. Itu bisa dibangun dan diperbaiki kembali, tapi kalau nyawa tidak bisa," ujarnya. Makanya, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai selalu disiagakan. "Dan kami sudah mensosialisasikan agar bergeser d...