Skip to main content

Kali Gendol Tak Mampu Lagi Tampung Material Merapi

Bisa Jadi Bencana Baru di Musim Hujan

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio, mengatakan, pascaerupsi besar 2010 kondisi aliran Sungai Gendol di Kabupaten Sleman sudah penuh dengan material lahar Gunung Merapi.

"Bahkan di beberapa titik yang kami pantau dengan citra satelit dan survei darat menunjukkan bahwa timbunan material vulkanik ini justru lebih tinggi dari kawasan di kiri-kanannya," katanya di Sleman, Rabu.

Ia mengemukakan, kondisi itu sangat rawan saat musim hujan mendatang. Jika terjadi banjir lahar, katanya, material itu bisa meluap ke berbagai tempat.

"Kondisi yang sama juga akan terjadi jika erupsi Gunung Merapi, dimana saat ini kawah puncak Merapi membuka lebar di sisi selatan atau mengarah ke Sungai Gendol sehingga aliran lahar dan awan panas besar kemungkinan melalui sungai ini," katanya.


Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Kali Gendol Not Capable Material Capacity Again Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN - Head of Central Investigation and Technology Development Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio, say, a big pascaerupsi 2010 Gendol river flow conditions in Sleman district was filled with material lava of Mount Merapi.

"Even at some point that we monitored with satellite imagery and ground surveys indicate that the deposits of volcanic material is actually higher than the area on either side," he said in Sleman, Wednesday.

He argues, conditions were very vulnerable during the upcoming rainy season. If there was a flood of lava, he said, the material could spill over to various places.

"The same conditions will also occur if the eruption of Mount Merapi, which is currently the peak of Merapi open wide crater on the south side or leading to Gendol River so that the flow of lava and hot clouds of possibility through this river," he said.

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Ada Pesawat 'Lanjut Usia' Mendarat di Yogya

Yogyakarta - Sebuah pesawat tua mendarat mulus di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Karena bentuknya yang kurang lazim di era sekarang, pesawat Dakota DC3 ini menarik perhatian petugas bandara dan pengguna jasa bandara. Pesawat tua itu digunakan dalam napak tilas perjalanan bersejarah perempuan pilot legendaris, Jean Gardner Batten. Tanggal 5 Oktober 1936 atau 76 tahun silam, ia menerbangkan pesawat jenis tersebut dari Inggris ke Selandia Baru. Saat landing di Indonesia, pesawat singgah ke Yogyakarta dan Kupang. DC3 merupakan pesawat buatan Douglas Aircraft Company. Diproduksi tahun 1935, lalu mulai digunakan secara komersial setahun berikutnya. Pesawat ini juga digunakan dalam perang, terutama Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan perang lainnya di berbagai belahan dunia pada rentang waktu 1930-1970-an. Pesawat dengan rentang sayap 28,96 meter dan panjang 19,63 meter itu tiba di Bandara Yogyakarta sekitar pukul 13.40 WIB. Meleset dari perkiraan semula, yakni 12.40 W...