Skip to main content

Posts

Showing posts with the label e-ktp

Warga Yogya Ogah Ambil E-KTP

YOGYAKARTA – Program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Yogyakarta sudah hampir rampung 100%. Namun, program itu masih menyisakan masalah. Hingga kemarin,masih banyak warga yang belum bersedia mengambil e-KTP.Sikap warga ini dipicu kebijakan bank yang menolak melayani nasabah menggunakan e-KTP. KTP model baru tersebut baru berfungsi 1 Januari 2013 mendatang. ”Nah, informasi yang berkembang di masyarakat akhirnya akan kesulitan karena tidak memiliki KTP untuk kebutuhan misalnya ke bank,” ujar anggota Komisi D DPRD DIY, MuhammadYazid,kemarin. Menurut Yazid, beberapa warga yang sudah memiliki e- KTP mengalami kesulitan berhubungan dengan perbankan. Sebab, bank belum memiliki smart card readeryang berfungsi untuk mengecek keaslian e- KTP melalui data yang tersimpan di chip. Kepala Bagian Kependudukan Biro Tata Pemerintahan Pemprov DIY,Riyadi mengatakan, ada kesalahpahaman dari sosialisasi mengenai penggunaan e-KTP mulai 1 Januari 2013.”Kebijakan tersebut benar. Namun bukan b...

Kabupaten Sleman Tuntaskan 177.396 E-KTP

SLEMAN - Kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sudah jadi sampai dengan akhir Juni 2012 sebanyak 177.396 buah dan sudah didistribusikan. "Pendistribusian e-KTP yang sudah jadi tersebut telah dimulai sejak 25 Juni 2012 untuk seluruh Kabupaten Sleman," kata Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman Sofwan Nugroho, Senin (23/7). Menurut dia, untuk pendistribusian e-KTP yang sudah jadi, Disdukcapil memberikan surat edaran pada kecamatan-kecamatan untuk membagikan e-KTP yang sudah jadi. "Hanya saja belum semua kecamatan membagikan e-KTP tersebut, karena belum semua kecamatan e-KTP-nya sudah jadi," katanya. Ia mengatakan, warga yang melakukan perekaman e-KTP lebih dulu, belum tentu akan jadi juga lebih dulu. "Bisa jadi yang melakukan perekaman belakangan justru sudah jadi, karena pencetakan yang dilakukan pusat dengan sistem acak, tidak uru...

Distribusi E-KTP Serentak-Disdukcapil Belum Bisa Pastikan Waktunya

YOGYAKARTA– Pendistribusian kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Yogyakarta hingga kini belum ada kepastian. Selain harus diberikan secara bersamaan,juga karena proses pencetakan e-KTP hasil perekaman massal diperkirakan baru selesai Juni. Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Kependudukan danPencatatanSipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta Deddy Feriza mengatakan, meski sebanyak 100 lembar e-KTP telah selesai dan pencetakan e-KTP massal diperkirakan rampung Juni, tapi untuk menghindari kecemburuan antarwarga distribusi identitas dirit ersebutakandilaksanakan secara bersama-sama. “Atas dasar itu,apakah setelah selesai dicetak segera didistribusikan? kami tidak bisa memastikan. Selain itu,serverdata sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) dan server data e-KTP saat ini juga belum terintegrasi.Kedua server baru terintegrasi pada 2013,” katanya,kemarin. Menurut Deddy,dari 272.651 warga Yogyakarta yang wajib KTP, 97% di antaranya sudah melakukan perekaman massal pe...

Jelang Tutup, Rekam E-KTP Membeludak

YOGYAKARTA – Sepekan menjelang penutupan perekaman massal data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Yogyakarta, antusiasme warga mendatangi kantor kecamatan meningkat tiga kali lipat. Kepala Seksi Pengolahan Data dan Informasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta Deddy Feriza mengatakan, peningkatan kehadiran warga dirasakan dalam sepekan kemarin. “Pada hari biasa sebelumnya, perekaman di Disdukcapil rata-rata 15-20 penduduk. Akhir-akhir ini meningkat jadi 50-70 perhari,” ujarnya. Hingga kemarin jumlah warga yang sudah merekam data 78% dari wajib KTP sebanyak 332.314 penduduk. (maha deva) Sumber : Seputar Indonesia

Sleman Tambah 41 Alat e-KTP

SLEMAN (KRjogja.com) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman menambah 41 alat pembuat e-KTP untuk mencapai target 250 ribu e-KTP pada tahun 2011. Hingga saat ini, pembuat e-KTP baru berjumlah 210 ribu jiwa. Pengoperasionalan alat baru tersebut akan dimulai minggu depan setelah didistribusikan ke kecamatan. Penambahan alat ini akan melengkapi 34 alat sebelumnya yang sudah ada. Kepala Disdukcapil Supardi mengatakan permintaan bantuan pinjaman alat ke pemerintah pusat terpaksan dilakukan karena masih ada kecamatan yang kekurangan alat, terutama yang berpenduduk lebih dari 30 ribu jiwa. “Permohonan bantuan tersebut sudah disetujui dan minggu depan sudah bisa digunakan,” terangnya, Jumat (16/12). Dengan adanya penambahan alat tersebut, dipastikan target pembuat e-KTP di Kabupaten Sleman dapat terpenuhi. Alat tersebut berstatus pinjaman dan akan ada di Sleman selama empat bulan. Ditambahkan, selain alat yang didistribusikan di kecamatan, saat ini juga telah terse...

Tiga Server e-KTP di Bantul Rusak

BANTUL—Belum lagi dioperasikan, tiga server (perangkat jaringan komputer) untuk keperluan pembuatan e-KTP di Bantul sudah rusak. Belum dapat dipastikan kapan perbaikan akan selesai. Tiga alat server rusak itu berada di Kecamatan Srandakan, Imogiri, dan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Bantul. Camat Imogiri Abani mengatakan, server rusak itu sejak dua minggu sejak alat didistribusikan. Pihak konsorsium, katanya, telah mengambil server tersebut untuk diperbaiki, meski hingga saat ini belum selesai. “Katanya ketika itu perbaikan selesai selama satu minggu, tapi Sabtu saya tanyakan belum juga selesai. Dan dijanjikan selesai seminggu lagi,” ujar dia kepada Harian Jogja (6/10) di kompleks Kantor Bupati Bantul, Kamis (6/10). Akibat kerusakan tersebut, dia mengaku belum dapat memastikan kapan wajib KTP 53.000 di daerahnya dapat dilayani. ”Pada prinsipnya, kalau alat siap,kami siap sebar undangan,” ujarnya. Kepala Bidang Pendaftaran Dinas Kepe...

E- KTP Masih Kacau

GUNUNGKIDUL– Program e- KTP di Gunungkidul benar-benar kacau balau. Setelah peralatan yang terlambat datang, kali ini peralatan e-KTP belum bisa difungsikan. Rendahnya daya listrik di setiap kecamatan menjadi pemicu sehingga kecamatan belum bisa melaksanakan simulasi. Dari data di Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) terdapat 15 kecamatan yang belum bisa melakukan operasionalisasi peralatan e- KTP.”Daya listrik menjadi kendala utamanya karena memang kebutuhan daya untuk operasional alat sangat besar,” kata Kepala Disdukcapil Gunungkidul Tommy Harahap kepada wartawan kemarin. Menurutnya, saat ini pihaknya akan menggunakan anggaran daerah untuk menambah daya listrik bagi 15 kecamatan. ”Target kita akhir Desember e- KTP sudah selesai,” ucapnya. Untuk menaikkan daya listrik, pihaknya sudah membuat estimasi anggaran senilai Rp30 juta. Anggaran tersebut akan digunakan menaikkan daya termasuk instalasi listriknya. Agus Kanton,Camat Semin, mengatakan untuk dapat melaksa...

Pemkot Yogyakarta Siap Jalankan Program E-KTP

YOGYAKARTA--MICOM: Pemkot Yogyakarta telah siap melaksanakan program E-KTP. Hal tersebut disampaikan Ninot Tri Cahyono, Kabid Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, Jumat (16/9). Ia mengatakan, kemarin, tim Kementerian Dalam Negeri telah melakukan pengecekan di 14 kecamatan di Kota Yogyakarta. "Alatnya sudah lengkap semua. Hanya tinggal update aplikasi," katanya. Ia mengatakan selama ini, terangnya, pihaknya tetap melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak Provinsi DIY. Di Kota Yogyakarta, pelaksanaan E- KTP diperkirakan akan dilaksanakan pada awal Oktober. Pelaksanaan E KTP di Yogyakarta sudah terlambat beberapa dari yang diperkirakan sebelumnya. Menurutnya, keterlambatan tersebut disebabkan oleh keterlambatan alat. "Kalau pengiriman alat dari pusat terlambat, otomatis kita menyesuaikan," pungkasnya. (AT/OL-04) Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction Yogyakarta City Government Ready to ...