Skip to main content

Posts

Showing posts with the label royal wedding

Sultan akan Kembalikan Kelebihan Sumbangan Pejabat atas Pernikahan Putrinya

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan akan mengembalikan kelebihan sumbangan yang diberikan para pejabat pada saat pernikahan putri bungsunya Gusti Kanjeng Ratu Bendara dengan Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara. "Jika nanti hasil penghitungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sumbangan itu terdapat kelebihan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan negara, saya akan mengembalikannya," kata Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat di Yogyakarta, Kamis (20/10). Menurut dia, sejak awal rencana pernikahan putrinya, KPK sudah melakukan pendataan secara administratif. Misalnya, dengan memberikan nomor urut pada setiap sumbangan untuk memudahkan pendataan. Selanjutnya, KPK akan melakukan pengecekan jenis sumbangan dan ditentukan apakah masih memenuhi ketentuan atau tidak. "Sejak awal sumbangan itu sudah diberi nomor, misalnya terima amplop dinomori, begitu pula...

Ratusan Angkringan Ludes Diserbu Massa

YOGYA (KRjogjacom) - Usai kereta mempelai kraton lewat, sekitar 200 angkringan dan PKL yang ada di kawasan Malioboro yang disediakan panitia Pawiwahan Ageng langsung diserbu warga. Mereka menikmati berbagai menu yang ada, mulai dari nasi kucing, gorengan, hingga minuman pelepas dahaga seperti es teh. Dalam waktu kurang dari satu jam, hampir seluruh makanan/minuman yang disajikan ludes diserbu massa. Para pedagang angkringan yang dilibatkan datang dari berbagai titik di Kota Yogya, terutama di kawasan Malioboro. Sejumlah pedagang memakai pakaian tradisional seperti blangkon atau lurik sebagai bentuk apresiasi mereka terhadap acara Pawiwahan Ageng. Rubiman, seorang pedagang angkringan di kawasan Malioboro menuturkan, untuk ajang ini gerobag angkringan miliknya beserta isinya dihargai panitia Rp.500 ribu. Ia mengaku senang, karena baru kali ini angkringannya disewa untuk hajat yang cukup akbar. "Saya menyiapkan 50 nasi dan 100 gorengan dan juga teh puluhan plastik. Semua di...

Tamu Sultan Banjiri Yogya

@kratonwedding flickr YOGYAKARTA– Hari ini, puncak prosesi pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara akan digelar. Ribuan tamu Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara yang langka ini. Pernikahan ini juga menjadi pesta rakyat. Di beberapa tempat, rakyat menggelar pesta sebagai wujud kebahagiaan atas gawe Raja Keraton Yogyakarta ini.Selain menggelar pentas seni, warga secara sukarela juga memasang penjor di Jalan Malioboro hingga menyediakan 200 angkringan bagi warga saat kirab pengantin sore ini. Di dalam keraton, suasana hajatan megah semakin kental terasa. Mulai kemarin pagi dilakukan pemasangan tarub, yang identik dengan aneka janur kuning dan beberapa tuwuhan. Tarub ini dipasang di hampir semua pintu masuk ke KeratonYogyakarta.Tarub merupakan salah satu tradisi yang ada di keraton dan masyarakat Yogyakarta ketika menggelar pesta pernikahan. Tarub ini terdiri dari janur kuning yang dirangkai. Kemarin, sejumlah tamu undangan termasuk VVIP telah tiba di Yogya...

150 Angkringan Gratis Disuguhkan dalam Pesta Rakyat Pernikahan Putri Sultan HB X

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Pesta rakyat mangayubayo pernikahan agung GKR Bendoro dengan KPH Yudanegara akan menghadirkan sebanyak 150 angkringan yang akan disediakan di sekitar Plaza SO 1 Maret Kompleks Benteng Vredeburg Yogyakarta dan sepanjang Malioboro pada Senin dan Selasa (17 dan 18 Oktober) besok. Hal itu dikemukakan Ketua Sekretaris Bersama Keistimewaan DIY Widihasto Wasana Putra pada Republika, Ahad (16/10). Pada Senin dan Selasa masing-masing akan disediakan 75 angkringan dan setiap angkringan bisa untuk sekitar 250-300 orang. "Pada hari Senin angkringan disediakan pukul 15.00 - 24.00, sedangkan hari Selasa angkringan disediakan pukul 14.00-22.00 WIB," tuturnya. Angkringan tersebut akan menyediakan makanan khas yang dikenal dengan sego kucing. Angkringan tersebut merupakan sumbangan sukarela dari berbagai perusahaan swasta, perguruan tinggi, organisasi profesi, komunitas hobbi, komunitas sosial serta individu. Pada Senin (17/10) ditampilkan sejum...

Keraton Yogyakarta Gelar Gladi Resik

Liputan6.com, Yogyakarta: Keraton Yogyakarta mengadakan gladi resik jelang pernikahan putri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Bendara dan KPH Yudanegara pada 16-19 Oktober mendatang, Jumat (14/10). Kegiatan gladi di antaranya prosesi penjemputan calon mempelai pria dari Dalem Mangkubumen menuju Bangsal Kesatriyan, Keraton Yogyakarta. Prosesi penjemputan dilakukan dengan kirab menggunakan tiga buah kereta dan pengawalan prajurit berkuda. Prosesi penjemputan diawali dari halaman Magangan Komplek Keraton Yogyakarta. Ada dua buah kereta jenis tertutup yang digunakan, yaitu untuk utusan keraton dan calon mempelai pria. Sambil dikawal satu regu prajurit berkuda, rombongan penjemput mempelai pria bergerak menuju Dalem Mangkubumen, tempat mempelai pria dan keluarganya menginap. Prosesi ini merupakan rangkaian ritual nyantri, yaitu mempelai pria menginap di Bangsal Kesatriyan Keraton Yogyakarta sehari sebelum acara pernikahan dimulai. Dalam aca...

Jelang 'Royal Wedding' Hotel di Yogya Laris

Acara masih sepekan lagi, tapi 90% kamar hotel berbintang di Malioboro telah direservasi. VIVAnews -- Pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwana X, GKRj Wijareni atau yang lebih dikenal dengan jeng Reni dengan KPH Yuda Negara atau Achmad Ubaidillah, baru akan digelar satu pekan lagi, tanggal 16 Oktober hingga 19 Oktober mendatang. Namun, dampaknya sudah mulai kelihatan. Salah satunya, terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Parameternya, dari tingkat hunian hotel pada hari pelaksanaan sudah mencapai 90 persen. "Menjelang satu pekan pelaksanaan royal wedding ini hampir 90 persen hotel bintang khususnya bintang 3 hingga 5, telah di-booking oleh tamu. Khususnya hotel bintang yang berada di kawasan Malioboro yang tak jauh lokasinya dengan Keraton Yogyakarta," kata Deddy Pranowo Eryono, Ketua Badan Promosi dan Pariwisata Kota Yogyakarta, Senin 10 Oktober 2011. Hotel berbintang khususnya bintang 3 hingga bintang 5 kebanyakan dipes...

Ini Lho Undangan "Royal Wedding" Yogyakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Undangan resepsi pernikahan putri bungsu Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nur Astuti Wijareni, dengan Achmad Ubaidillah mulai disebar. Undangan "royal wedding" ala Yogyakarta itu memiliki desain yang disesuaikan tamu yang diundang. "Warnanya hijau muda, khusus diperuntukkan jajaran Muspida DIY. Untuk tamu lain, undangan yang diberikan berwarna beda," ujar Kepala Humas Pemerintah Provinsi DIY Kuskasriyati, Kamis (29/9/2011). Undangan itu berukuran 18 x 30 sentimeter, dibuat dari kertas berbahan keras (hard cover). Di bagian sampul, terdapat logo Keraton Yogyakarta dan di bagian atas dihiasi tulisan timbul (emboss) berwarna emas. "Undangan lainnya berwarna jingga, khusus pimpinan dan anggota DPRD DIY," ujar Kuskasriyati. GRAj Nur Astuti Wijareni, yang kini bernama Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, akan menikah dengan Achmad Ubaidillah, yang kini bergelar Kanjeng Pangeran Har...