Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Bisnis

Bisnis Perhotelan di DIY Makin Ketat

YOGYAKARTA--MICOM: Bisnis perghotelan di Daerah Istimewa Yogyakarta akan makin ketat menyusul adanya 15 hotel baru yang segera beroperasi tahun ini. Demikian dikatakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY Istidjab Danunegoro. Menurut Istidjab dari beroperasinya sejumlah hotel baru kelas bintang tahun ini membuat jumlah kamar hotel di DIY bertambahan 2.000 buah. Ia menyebutkan sejumlah hotel baru tersebut empat di antaranya bintang lima, dan lainnya bintang dua hingga bintang empat. Menurut dia, penambahan hotel baru di DIY memang akan memicu persaingan tarif kamar. Namun, diharapkan tidak terjadi saling banting tarif, dan harus bersaing secara sehat. Artinya, tidak bersaing dalam tarif, tetapi dalam pelayanan terhadap tamu hotel. "Kualitas pelayanan terhadap tamu hotel hendaknya dikedepankan sebagai bentuk persaingan yang sehat, bukan saling banting tarif kamar," katanya, Kamis (21/7). Ia mengatakan setiap hotel kelas bintang di DIY memiliki ciri khas d...

Jutaan Rupiah dari Bisnis Cacing

YOGYAKARTA--MICOM: Dari keinginannya mencukupi kebutuhan di masa pensiun, Suyatmin malah mendapatkan lebih. Pendapatannya kini naik berkali-kali lipat dibandingkan dengan gajinya sebagai pegawai pada 1999. Saat menjadi pegawai di salah satu perusahaan swasta, pendapatannya hanya 800 ribu per bulan. Sekarang, pendapatannya melompat menjadi Rp8 juta. Suyatmin, warga Kresen, Kabupaten Bantul, DIY, meraup keuntungan besar dari bisnis umpan untuk memancing, yaitu cacing kristal dan cacing tanah. Usaha tersebut mulai dirintis pada 1999. "Awalnya saya mencoba lima kilogram. Per kilogramnya saat itu Rp175 ribu," terangnya. Baru 8 bulan, 5 kilogram cacingnya telah berkembang biak 16 kali lipat menjadi 80 kilogram. Suyatmin pun lalu mencari pasaran untuk cacing-cacingnya tersebut. Pasar burung Ngasem, di Kota Yogyakarta, menjadi pilihannya. Di sana ia mendapatkan respon pembeli yang sangat bagus. Dalam jangka waktu sebulan 80 kilogram cacing habis. Setelah habis, ia sa...

Pasar Komputer DIY Mulai Lesu

YOGYAKARTA(SINDO) – Pangsa pasar komputer di Yogyakarta mulai lesu.Ini dipicu oleh outlet-outlet komputer,khususnya dari Jawa Tengah tidak lagi memasok barang dari distributor di DIY,tapi langsung mengambil ke Jakarta. Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY Hadi Santono mengatakan, penjualan komputer di pasar DIY dari sisi omzet sebenarnya tergolong tinggi. Sayangnya, perkembangan dari tahun ke tahun relatif stagnan. Kondisi ini dipengaruhi tingkat order dari berbagai daerah yang tadinya melalui distributor di Yogyakarta, kini beralih ke Jakarta. ”Daerah-daerah luar DIY seperti Purwokerto, Banyumas, Purworejo, dan lainnya dulu mengambil komputer di DIY.Seiring pertumbuhan penjualan komputer di daerah, mereka justru mengambil produk komputasi langsung ke Jakarta,” paparnya kemarin. Saat ini penjualan komputer di DIY menduduki posisi ketiga secara nasional dengan persentase sebesar 12% dari total perkiraan 4,64 juta unit. Posisi pertama ditempati Jakarta dan d...