Skip to main content

Posts

Showing posts with the label RUUK

Peringatan Gabung NKRI, Warga Yogya akan Demo

5 September, ribuan warga Yogya pro-penetapan turun ke jalan dukung penyelesaian RUUK DIY. VIVAnews - Pada 5 September 1945, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Paku Alam VIII menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk mengingatkan kembali momen bersejarah itu, pada tanggal 5 September mendatang, elemen masyarakat Yogyakarta pro-penetapan akan menyerahkan dokumen Amanah Rakyat DI Yogyakarta kepada Sri Sultan HB X di Pagelaran Kraton Yogyakarta. Amanah Rakyat DI Yogya ini akan menjadi bukti mengentalnya sikap politik warga Yogya, yang menginginkan agar Sultan tetap berkuasa di Kraton Yogya dan Adipati Paku Alam yang berkuasa di Pura Paku Alaman. Kemudian, masing-masing tetap menjadi gubernur dan wakil gubernur di Provinsi DI Yogyakarta. "Momen 5 september mendatang akan dikuatkan kembali dukungan terhadap Sri Sultan dan Paku Alam sebagai gubernur dan wakil gubernur DIY," kata Sukirman, salah seorang pemrakarsa peringatan, 3 September 2011....

Bahas RUUK, Hari Ini Sultan HB X dan Paku Alam ke DPR

(KRjogja.com) - DPR hingga kini masih menghimpun berbagai pendapat sebagai masukan dalam menyikapi Rancangan Undang Undang Kestimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (RUUK DIY) dari pemerintah. Adapun masukan itu diantaranya dari Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paduka Paku Alam yang juga Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Dijadwalkan keduanya memberikan pendapatnya dihadapan Komisi II DPR pada Selasa (1/3) hari ini. "Sri Sultan dan Paku Alam diundang besok oleh Komisi II," kata anggota Komisi II DPR AW Thalib di Jakarta, Senin (28/2) Dia mengungkapkan, keduanya akan diminta memberikan pandangan sebagai masukan bagi Komisi II dalam membahas RUUK. Adapun hal penting, kata Thalib, adalah mengetahui bagaimana sikap Sulta - Paku Alam atas RUUK pemerintah yang isinya mendukung konsep pengangkatan gubernur-wakil gubernur DIY melalui mekanisme pemilihan. "Kita ingin mengetahui suasana kebatinan Sultan-Paku Alam," ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ...