Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Energi

DIY Terancam Krisis BBM Bersubsidi

YOGYAKARTA– Sisa kuota bahan bakar minyak( BBM) bersubsidi untuk DIY pada tahun ini hanya sebesar 4%. Kondisi tersebut diprediksi akan menyebabkan kelangkaan premium pada akhir tahun nanti jika tidak ada perubahan pola konsumsi BBM bersubsidi oleh masyarakat. Pada 2012 ini, DIY mendapatkan jatah premium sebesar 486.000 kilo liter. Dari catatan Bidang ESDM Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY,premium itu sudah terkonsumsi sebesar 462.408 kilo liter hingga Mei lalu. ”Sisanya tidak lebih dari 24.000 kilo liter untuk dikonsumsi hingga akhir tahun nanti,” tutur Kepala Bidang ESDM Dinas PUP ESDM DIY Edy Indrajaya,kemarin. Sementara posisi Yogyakarta sebagai daerah kunjungan wisata tercatat juga memengaruhi tingkat konsumsi premium.Banyaknya kendaraan pribadi dari luar daerah yang berlalu lalang membawa wisatawan di Yogyakarta seperti pada musium libur sekolah saat ini sangat memberikan pengaruh naiknya konsumsi BBM bersubsidi. Sementara imbaua...

Bantul Jadi Percontohan Energi Hibrid

Bantul - Kementerian Riset dan Teknologi menggandeng Universitas Gadjah Mada mengembangkan energi hibrid yang berbasis pada potensi panas matahari dan kekuatan angin. Sebagai pilot project beberapa lokasi di Kabupaten Bantul dijadikan tempat pengembangan energi baru dan terbarukan ini, antara lain di Pantai Pandansimo, dengan luas 37 Ha. Asisten Deputi Iptek Industri Kecil dan Menengah Ir. Santosa Yudo Warsono, M.T., mengatakan tahapan pengembangan energi hibrid pertama yang diterapkan di Indonesia ini telah memasuki tahun ketiga. Program tahun ini lebih difokuskan pada pengembangan teknik produksi, peningkatan kapasitas produksi komponen, peningkatan kemampuan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Untuk sementara ini, lanjut Santosa, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga hibrid digunakan untuk penerangan kawasan wisata pantai, workshop pengembangan energi terbarukan serta model implementasi sistem inovasi daerah. Meski masih dalam tahap pengembangan, tenaga hi...

Yogya Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Dua negara akan membantu proyek percontohan ini Yogyakarta - Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terpilih menjadi proyek percontohan pengolahan sampah menjadi energi. Penilaian yang dilakukan PT (Persero) Energi Management Indonesia atas 10 provinsi akhirnya menjadikan DIY yang terpilih. Manajer Sekretariat Bersama Tempat Pembuangan Akhir, Kartamantul Ferry Anggoro Suryokusumo, mengatakan bahwa yang menjadi pertimbangan  DIY yang terpilih sebagai pilot project pengolahan sampah menjadi energi  karena memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) regional yang digunakan oleh banyak daerah,  Yogyakarta, Sleman dan Bantul atau disingkat  Kartamantul). Dari sisi volume sampah cukup banyak yakni 3.500 ton per hari, tata letak  TPA sudah memenuhi syarat dibandingkan yang lain dan volume sampah di Kartamantul terbanyak kedua setelah DKI Jakarta. "Kriteria TPA yang ada di DIY sudah memenuhi peryaratan seperti yang dikehendaki  PT (Persero) Energi Manage...

Warga Tempel Ciptakan Kompor Bahan Bakar Lilin

SLEMAN (KRjogja.com) - Siswanto (45) warga Jalan Gendol, Cemoro, Tempel, Sleman berhasil menciptakan kompor dengan bahan bakar lilin. Penemuan kompor energi alternatif ini diharapkan bisa menjadi solusi ditengah mahalnya bahan bakar kebutuhan rumah tangga. Kompor buatannya ini oleh Siswanto dinamai Biosis, nama tersebut diambil dari kata 'Bio' yang berarti hidup dan 'Sis' yang merupakan bagian dari nama dirinya. Prinsip dasar kerja Biosis ini sama seperti dengan kompor minyak pada umumnya, hanya saja yang membedakan adalah bahan bakarnya yang bisa mencair disaat panas dan bisa pula menjadi zat padat ketika suhu tabung kompor menjadi dingin. “Kompor Biosis sangat aman dan anti meledak. Api yang dihasilkannya berwarna biru, sehingga tidak meninggalkan noda hitam hangus pada alat masak,” kata Siswanto kepada KRjogja.com di rumahnya, Minggu (11/9). Kompor yang terbuat dari plat stainless steel ini terdiri dari dua bagian. Bagian bawah sebagai tabung penyimpan ...

Energi Merapi Masih Besar

YOGYAKARTA(SINDO) – Masyarakat di kawasan Merapi harus bersabar tinggal lebih lama di pengungsian.Hingga kemarin,gunung teraktif di dunia itu masih terus menebar ancaman. Berdasarkan data seismograf di Kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, aktivitas Merapi masih tinggi. Tremor, awan panas, dan guguran lava pijar terjadi terus-menerus. Sejak meletus Rabu pekan lalu (3/11),gunung bertipe strato tersebut sudah meletus lebih dari 96 kali selama 4 hari tanpa henti. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Surono mengungkapkan, aktivitas Gunung Merapi tanggal 7 November 2010 pukul 06.00 sampai 12.00 WIB stabil tinggi. Selama enam jam terjadi kegempaan vulkanik sebanyak 31 kali,sedangkan tremor,guguran, dan awan panas terjadi secara beruntun tiada henti. Menurut dia, berdasarkan pengamatan secara visual dari pos Ketep terjadi banjir lahar skala kecil di Kali Pabelan Kecamatan Sawangan.Huj...