Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puting Beliung

Sultan Janjikan Semua Diperbaiki

SLEMAN – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan semua rumah yang menjadi korban puting beliung di Kabupaten Sleman akan diperbaiki. Menyusul besarnya bencana puting beliung Jumat (7/12) sore, pemerintah juga memperpanjang masa tanggap darurat dari empat hari menjadi lima hari. Masa tanggap darurat akan berakhir Selasa (11/12) besok. “Kami akan usahakan semua bisa mendapat bantuan untuk perbaikan,dan harapannya nanti bisa menjadi lebih baik,” kata Sultan saat meninjau kesiapan dapur umum di lokasi bencana puting beliung di Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan,kemarin. Nantinya, rumah milik warga yang memang tidak dimungkinkan untuk ditinggali akan dibangunkan sesuai dengan standar bangunan rumah bantuan. Bentuknya seperti yang dibangun untuk korban bencana erupsi Merapi 2010. Standar bangunannya 6 x 6 meter. Selain meninjau dapur umum, Sultan kemarin juga menyempatkan diri berdialog dengan para korban baik yang rumahnya roboh, rusak berat ...

Pasca Puting Beliung di Sleman, Warga Perbaiki Rumah

Yogyakarta, - Pasca bencana angin puting beliung di Wilayah Kalasan Kabupaten Sleman, hari ini warga mulai memperbaiki rumah yang rusak dan pohon-pohon yang tumbang, Sabtu (8/12/2012). "Korban luka-luka akibat terkena pecahan genting rumah, kayu atau pohon sudah tertangani dan boleh pulang. Hanya rawat jalan," kata Kepala Kecamatan Kalasan, Samsul Bakri di kantor, Sabtu (8/12/2012). Menurut Samsul, warga bersama ratusan relawan bersama anggota TNI dan Polri sejak Jumat malam hingga Sabtu siang bekerja bakti membersihkan pohon-pohon yang tumbang di jalan dan sekitar pemukiman. Rumah-rumah warga yang rusak dibagian genting juga telah diperbaiki. Sementara itu menurut Kabag Humas Pemkab Sleman, Endah Sri Widiastuti, pemerintah menetapkan masa tanggap darurat selama 4 hari sejak Jumat hingga Senin mendatang. Selama masa tanggap darurat difokuskan pada pembersihan dan perbaikan rumah rusak dan pohon tumbang di jalan. "Kami berharap perbaikan rumah warga bisa berjal...

381 Rumah Diterjang Angin di Sleman

SLEMAN - Sedikitnya 381 unit rumah rusak akibat terjangan angin kencang yang melanda wilayah sekitar Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (1/11). "Data kerugian hingga Kamis pukul 21.15, akibat bencana angin kencang tersebut sebanyak 21 rumah mengalami rusak berat, 49 rusak sedang, dan 311 rusak ringan, hingga total rumah rusak sebanyak 381 unit," kata Camat Kalasan Samsul Bakri di Sleman, Kamis (1/11) malam. Menurut dia, selain itu terjangan angin kencang juga mengakibatkan 685 pohon tumbang dan dua kandang peternakan ayam rusak berat dan rusak ringan dua unit. "Sedangkan korban luka satu orang atas nama Muhammad Miftakhul Khoir warga Kuwang yang tercatat sebagai siswa SD Negeri Tunjungsari," katanya. Ia mengatakan, angin kencang yang menerjang bersamaan dengan turunnya hujan tersebut melanda sejumlah dusun di antaranya Dusun Pondok, Senden 2, Ngasem, Gatak, Kledokan Timur dan Tegal Rejo. "Sedangkan ...