KULONPROGO – Puluhan peserta upacara Peringatan Detik- Detik Proklamasi di Alunalun Wates kemarin pingsan. Mayoritas peserta upacara tidak kuat bertahan secara fisik karena cuaca panas. Padahal mereka sedang menjalankan ibadah puasa. Setidaknya ada sekitar 35 peserta yang dibawa ke tenda medis untuk mendapatkan perawatan. Mereka ini adalah pelajar SLTP dan SLTA.Namun, tidak sedikit para pegawai negeri sipil yang kebanyakan kaum ibu juga tidak kuasa bertahan. Bahkan ada anggota polisi yang juga dirawat. Seorang peserta harus dirujuk ke RSUD Wates karena kondisinya lemah dan nyeri dada.”Tadi mual dan pening, jadi pusing,” ujar Vivia Ristianti, pelajar SLTP yang sempat pingsan. Para peserta yang pingsan langsung mendapatkan pertolongan pertama dari Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Mereka yang tidak kuat banyak yang membatalkan puasa dan diberikan teh manis. Namun bagi yang tetap bertahan, diminta istirahat. Koordinator P3K Ananta Kogam sudah memprediksi kondisi seperti ini. S...