Skip to main content

Posts

Gara-Gara Internet Mati, Ribuan Guru di DIY Batal Ikut Ujian Kompetensi

YOGYAKARTA - Ribuan guru di Daerah Istimewa Yogyakarta, gagal mengikuti Uji Kompetensi Guru. Kegagalan itu, karena lebih dari satu jam menunggu, koneksi internet tetap juga tidak terjadi. Para guru yang mengikuti Uji Kompetensi Guru gelombang pertama pada hari pertama ini, akhirnya dipulangkan dan akan mengikuti Uji Kompetensi setelah dilakukan penjadwalan ulang. Salah satu pesreta, Waljiono, Guru SMP Negeri Berbah mengaku kecewa. Karena sebelum mengikuti Uji Kompetensi ini sudah melakukan berbagai persiapan termasuk mengikuti tutorial. Namun, setelah berada di lokasi Uji Kompetensi Guru ternyata tidak bisa mengikuti karena tiadanya koneksi. "Kecewa, ya bagaimana. Belum tahu akan dijadwal ulang kapan," ujarnya. Menurut dia, para guru ini memang tidak pada posisi boleh menolak atau harus menerima adanya Uji Kompetensi. Karena itu,  katanya, mau tidak mau juga harus mengikuti. Sementara itu Pengawas Uji Kompetensi Guru di SMK Negeri 1 Depok mengatakan, setelah menun...

Terminal Giwangan Siap Tampung Arus Mudik

YOGYAKARTA--MICOM: Mengantisipasi llonjakan penumpang mudik, Terminal Penumpang Giwangan Yogyakarta mempersiapkan pembukaan satu pintu darurat memudahkan penumpang keluar-masuk terminal. "Pintu ini juga akan digunakan untuk menghadapi peninjauan mendadak oleh pejabat pemerintah maupun kepentingan darurat lainnya,? kata Kepala UPT Terminal Penumpang Yogyakarta Imanuddin Aziz. Menurut dia, Terminal Penumpang Yogyakarta yang menjadi terminal Tipe A ini memiliki lima pintu darurat yang siap dibuka, dua masuk untuk bus, dua pintu keluar untuk bus dan satu pintu darurat umum. Pintu darurat itu sendiri menurut Iman berada di sisi timur terminal. Dalam menghadapi arus penumpang itu, ujarnya, Terminal Penumpang Yogyakarta juga sudah dilengkapi dengan empat unit kamera pemantau (CCTV) yang dipergunakan untuk memantau lalu lintas dan pergerakan di terminal. Untuk tahun ini, diprediksi arus penumpang lebaran akan tinggi pada H-7 hingga H+7. Terminal Penumpang Yogyakarta memiliki ...

Calo Marak, Tiket KA Tembus Rp1 Juta

YOGYAKARTA– Aturan ketat pemberlakuan sistem by name dalam pembelian tiket kereta api (KA) tak membuat praktik percaloan tiarap. Sebaliknya, jelang musim mudik, mereka menjamur. Tak tanggung-tanggung, para calo ada yang menjual tiket hingga Rp1 juta per orang.Mereka memanfaatkan tingginya daya tarik masyarakat terhadap moda trasportasi massal itu.Kebutuhan tiket KA yang tinggi dibanding dengan jatah kursi yang ada menjadi kesempatan bagi para calo tiket untuk mereguk keuntungan berlipatlipat. Andang,salah warga Kalasan, Kabupaten Sleman mengungkapkan, awal pekan lalu dia mencari tiket kereta kelas ekonomi tujuan Jakarta untuk keberangkatan pada 28 Agustus mendatang. Namun, tiket yang dicari tidak didapat, sebab dari informasi petugas stasiun di ruang reservasi,tiket telah habis.“Saya cari untuk istri saya, dia kerja di Jakarta, rencananya nanti untuk balik ke sana,”katanya. Namun,saatdiaakanpulang, tiba-tiba dihampiri beberapa orang dan menawari tiket kereta. Dia kaget karena ca...

Mobil Dinas Provinsi DIY Dilarang untuk Mudik

YOGYAKARTA--MICOM: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melarang kendaraan dinas digunakan untuk perjalanan mudik. Bahkan, Pemprov DIY mengancam dengan sanksi tegas kepada PNS yang melanggar. "Sudah ada Peraturan Gubernur DIY No 26/2008 yang melarang PNS Provinsi DIY membawa kendaraan dinas untuk mudik," kata Kepala Inspektorat DIY Haryono, Jumat (27/7). Ia menegaskan, dalam peraturan tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja di Lingkungan Pemprov DIY disebutkan, kendaraan dinas milik Pemprov DIY hanya digunakan untuk kepentingan dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya. Oleh karena itu, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta memberikan contoh agar ke depan tidak menimbulkan permasalahan. Pemprov DIY juga akan memantau penggunaan bahan bakar minyak (BBM) non subsidi bagi kendaraan dinas. Menurut Haryono, mulai 1 Agustus mendatang Pemprov DIY melarang kendaraan pelat merah menggunakan bahan bakar subsidi. "Mobil...

Hanya 16,5% Warga yang Melek Internet

GUNUNGKIDUL – Menjamurnya warung internet (warnet) di Kabupaten Gunungkidul belum diikuti dengan semangat warga untuk memanfaatkannya. Masih banyak di antara mereka yang belum melek internet. Hasil kajian Institute Development And Economic Analisyst (Idea) Yogyakarta yang terintegrasi dengan program Strategic Alliance for Poverty Allievation (SAPA) menyebutkan, dari 100 warga,hanya 16 orang yang menggunakan internet. Dengan demikian, hanya 16,51% warga Gunungkidul yang melek teknologi internet tersebut. “Untuk warga yang menggunakan internet, Gunungkidul paling rendah se-Provinsi DIY,” kata koordinator penganggaran partisipasi,Transparan dan Akuntabel Idea Yogyakarta, Hernindya Wisnu Aji di sela pelatihan internet untuk warga di Wonosari,kemarin. Sesuai dengan indeks kesejahteraan rakyat (Ikrar) yang dikeluarkan Kementerian Kordinator bidang Kesejahteran Rakyat (Kemenko Kesra) dan Badan Pusat Statistik (BPS), kesejahteraan rakyat memiliki tiga variabel utama. Masing-masing adala...

Wesel dari Luar Negeri ke Yogyakarta Capai Rp4,062 Miliar

YOGYAKARTA-Pengiriman wesel dari luar negeri untuk tujuan DI Yogyakarta menjelang lebaran mengalami peningkatan. Selama bulan Juli, hingga tanggal 24, jumlah wesel dari luar negeri yang masuk ke DI Yogyakarta mencapai Rp4,062 miliar. "Wesel dari luar negeri bulan Juli meningkat dibandingkan bulan Juni," terang Agung Satriyono, Wakil Kepala Kantor Pos Unit Pelayanan Teknis Kantor Pos DIY, Kamis (26/7). Dari data yang dihimpun PT Pos Indonesia Yogyakarta, jumlah wesel dari luar negeri pada Juni hingga tanggal 24 sebanyak 1.256 kiriman, sedangkan pada Juli hingga 24 sudah 1.423 kiriman. Dari sisi nomina, uang yang dikirimkan pun meningkat dari Rp3,307 miliar menjadi Rp4,062 miliar. Diprediksi, jumlah tersebut akan terus naik hingga pertengahan Agustus nanti. "Peningkatannya bisa mencapai 10-15 persen dari Juli," ungkapnya. Ia mengungkapkan kiriman tersebut kebanyakan dari Malaysia, Arab, dan Hong Kong. Kiriman tersebut kebanyakan ditujukan untuk wilayah Kabu...

Suhu Malam Hari Yogyakarta 17 Derajat Celcius

Yogyakarta  - Suhu udara di Yogyakarta saat malam hari cukup dingin, bisa 17 derajat celcius pada sekitar pukul 01.00 WIB. "Suhu udara yang cukup dingin di malam hari ini merupakan kondisi yang normal saat musim kemarau," kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tony Agus Wijaya di Yogyakarta, Rabu. Menurut dia, suhu udara yang cukup dingin di malam hari tersebut juga dipicu oleh angin yang dominan bertiup dari arah tenggara atau dari Benua Australia. "Di Australia sedang mengalami musim dingin, sehingga angin yang bertiup dari Australia ke Indonesia juga cukup dingin," katanya. Tony memperkirakan, suhu udara terdingin malam hari di wilayah Yogyakarta akan mencapai puncaknya pada Agustus, yaitu mencapai 16 derajat celcius. Tony menambahkan, saat ini suhu udara maksimal siang hari di Yogyakarta mencapai 33 derajat celcius yang biasanya terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB. "Hingga ...