Skip to main content

Posts

Daftar SMA Negeri & Swasta Terbaik di Yogyakarta Berdasarkan UN 2019

5 SMA Negeri di Yogyakarta Terbaik Bersadarkam Hasil UN 2019 Peminatan IPA  1. SMA Negeri 3 Yogyakarta  Total rata-rata: 86.31  Mata Pelajaran: Bahasa Inggris (89,93),  Bahasa Indonesia (90,87),  Matematika (78,78),  Fisika (84.48),  Kimia (85.63) dan  Biologi (86.36)  2. SMA Negeri 1 Yogyakarta  Total rata-rata: 85.63  Mata Pelajaran: Bahasa Inggris (89.49),  Bahasa Indonesia (88.58),  Matematika (81.61),  Fisika (84.49),  Kimia (79.66) dan  Biologi (84.34)  3. SMA Negeri 8 Yogyakarta  Total rata-rata: 83.87  Mata Pelajaran: Bahasa Inggris (89.06),  Bahasa Indonesia (87.92),  Matematika (76.06),  Fisika (83.50),  Kimia (82.40) dan  Biologi (81.89)  4. SMA Negeri 2 Yogyakarta  Total rata-rata: 80,41  Mata Pelajaran: Bahasa Inggris (88.81),  Bahasa Indonesia (86.24),  Matematika (71.59),...

Ini Dia Peraih Nilai UNBK SMA Tertinggi se-DIY, Hanya Luput di 2 Soal

Yogyakarta - Auliansyah Rizki Teknikade (18), siswa SMA N 1 Teladan Yogyakarta jurusan IPA berhasil menjadi yang terbaik se-DIY di UNBK 2019. Ia memperoleh nilai sempurna di tiga dari empat mata pelajaran yang diujikan. Berdasarkan data Disdikpora DIY, Rizki, begitu ia akrab disapa mendapatkan nilai 100 untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris dan Fisika. Sementara untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia ia memperoleh nilai 96. "Alhamdulillah untuk Matematika, Bahasa Inggris sama Fisika saya dapat (nilai) 100. Untuk Bahasa Indonesia 96, salah dua soal," kata Rizki kepada wartawan di Perpustakaan Kota Yogyakarta, Jumat (10/5/2019). Rizki tak menyangka bisa menjadi yang terbaik untuk tingkat SMA jurusan IPA di DIY. Padahal ketika menginjak kelas 1 dan 2 di SMA N 1 Teladan, Rizki mengaku kewalahan mengikuti mata pelajaran di sekolah. "Saya kelas 1 dan 2 nggak terlalu ngoyo belajarnya. Saya di Teladan juga Wakil Ketua OSIS, jadi banyak ngurusi kegiatan sama o...

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Baku Tembak Polisi Yogya dan Komplotan Perampok, 1 Pelaku Tewas

Sleman - Satu orang perampok tewas perampok dan tiga orang lainnya luka-luka setelah terjadi baku tembak dengan polisi kemarin. Peristiwa tersebut terjadi di jalan antara Pantai Glagah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Purworejo, Jawa Tengah. "Adanya info penangkapan terhadap pelaku curat yang menggunakan senjata api, jadi memang betul kemarin Polda DIY melakukan penangkapan terhadap empat pelaku curat," kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto saat jumpa pers di Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman, Selasa (30/4/2019). "Para pelaku mengalami luka tembak cukup banyak karena memang terjadi peristiwa tembak-menembak dengan anggota kita. Dari Glagah sampai Purworejo, sekitar 35 kilometer," jelas Yuliyanto. Pelaku yang tewas berinisial AD, warga Bandung. Dia tewas di rumah sakit saat menjalani perawatan dokter. Tiga rekannya, AS warga Karawang luka tembak di bahu kanan dan kiri serta patah tulang bahu kiri, SBH wa...

Desa Widodomartani Mendeklarasikan Desa Tanpa Rokok Pertama di Sleman

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Desa Widodonartani di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendeklarasikan sebagai Desa Kawasan tanpa Rokok (KTR) yang pertama kali di Sleman, Senin. Deklarasi ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Balai Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak. Pada kesempatan tersebut juga sekaligus dikukuhkannya Satgas KTR yang terdiri dari 40 orang dari 19 padukuhan yang ada di Desa Widodomartani. Pendeklasarian tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 19.4/Kep.KDH/A/2019 tentang Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, sebagai Desa Kawasan tanpa Rokok yang ditetapkan pada 1 April 2019. Adapun komitemen yang di sepakati, yakni tidak merokok di setiap pertemuan, tidak merokok di dalam rumah, tidak merokok di dekat ibu hamil dan anak, tidak merokok di tempat ibadah, memasang stiker di setiap rumah, dan merokok di tempat khusus merokok. Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun men...

Komboran Pakan Sapi Secara Optimal

Tugas Peternak Sapi yang berfokus pada penggemukan sapi pedaging yaitu memenuhi kebutuhan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral sapi. Protein berfungsi untuk mengganti sel-sel yang telah rusak, membentuk sel-sel tubuh baru dan sumber energi. Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi dan pembentukan lemak tubuh. Lemak berfungsi untuk pembawa vitamin A,D,E,K dan juga sebagai sumber energi. Mineral diperlukan untuk pembentukan jaringan tulang dan urat serta mempermudah proses pencernaan dan penyerapan zat-zat makanan. Vitamin berfungsi untuk mempertahankan kekuatan tubuh dan kondisi kesehatan. Untuk komboran sendiri adalah bahan-bahan campuran untuk suplemen sapi yang bisa dicampur sendiri dari bahan-bahan seperti : 1. Ampas Tahu 1/2 tong kurang lebih 20kg-an dengan pertong ampas tahu harga sekitar Rp.100rb 2. Godogan Ampas Telo + Air Separo Tong kurang lebih 15 kg Harga sekitar Rp. 2800/kg 3. konsentrat 1 karung kurang lebih 20 kg harga sekitar Rp. 150rb/karung...

Hari Terakhir Pelayanan A5, DPTb di Sleman Capai 23 Ribu Orang

Sleman - Tanggal 10 April 2019 ini merupakan hari terakhir pelayanan formulir A5 atau pindah TPS. Di Kabupaten Sleman, total pencari formulir A5 yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) mencapai lebih dari 23 ribu orang. "Setelah penetapan DPT hingga per 2 April 2019, yang mencari formulir A5 di Kabupaten Sleman sebanyak 23.225 orang, itu DPTb per 2 April," kata Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Sleman, Indah Sri Wulandari ditemui di kantornya, Rabu (10/4/2019). Jumlah tersebut melonjak drastis jika dibandingkan saat Pemilu 2014 yang hanya berjumlah sekitar 9 ribu pemilih dengan formulir A5. Pelayanan A5 awalnya hanya dilayani hingga 17 Maret 2019. Setelah putusan MK yang mengabulkan uji materi Pasal 210 ayat (1) UU 7/2017 tentang Pemilu terkait pemilih yang ingin pindah Tempat Pemungutan Suara (TPS), pelayanan A5 diperpanjang sampai 10 April ini. Di hari terakhir pelayanan formulir A5, KPU Sleman melayani permohonan dari sekitar 500 orang. ...