Skip to main content

Jenderal Gadungan Ditangkap di Yogyakarta

SLEMAN-Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta, Senin (1/10) petang menangkap AR, 64, warga Gunungkidul bersama empat rekannya. Ia diduga sebagai jaringan kelompok pemeras dan penipu yang beraksi sebagai jenderal bintang tiga.

Komandan Denpom IV/2 Yogyakarta, Mayor (CPM) Jefriding mengatakan dalam penangkapan itu Polisi Militer mendapatkan sejumlah barang bukti. "Kami menemukan antara lain sepucuk pistol jenis FN 46 standar TNI AD beserta delapan butir peluru aktif, sejumlah ponsel dan mobil serta atribut perwira tinggi bintang tiga," ujar Jefriding, Senin (1/10) malam.

Penangkapan bermula dari kecurigaan seorang warga Gamping yang didatangi oleh anggota komplotan pelaku. Anggota komplotan ini berjanji membantu menyelesaikan masalah orang tersebut.

Namun,  diperlukan dana untuk mendatangkan seorang jenderal bintang tiga ke Yogyakarta. Karena curiga, orang yang namanya dirahasiakan oleh Denpom IV/2 kemudian bercerita pada temannya lalu disarankan melapor ke Denpom IV/2.

Jefridin menambahkan kelompok ini selalu meminta uang berkisar Rp2 juta hingga Rp6 juta untuk akomodasi kedatangan Letjen AR. "Berapa banyak korbannya dan berapa kerugian, masih dalam penyelidikan," katanya.

Selain itu menurut Jefridin, polisi militer melakukan penyelidikan intensif terhadap asal usul pistol organik TNI Angkatan Darat yang ada di tangan AR tersebut. "Kami ingin tahu dari mana asal usulnya dan bagaimana bisa sampai ke tangan AR serta sudah digunakan untuk kejahatan apa saja," tegasnya.

Sumber : Media Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...