Skip to main content

Bus Terbalik di Sleman, Satu Orang Tewas

Sleman - Bus Mira bernomor polisi S 7175 US jurusan Surabaya-Yogya terbalik di Jalan Solo KM 14, Sleman, Yogyakarta, tepatnya di depan Rumah Sakit Bhayangkara. Akibat kecelakaan ini satu orang tewas.

"Satu orang meninggal, perempuan," kata salah satu penumpang bus, Poniti, kepada detikcom, Jumat, (20/10/2012).

Poniti mengatakan perempuan yang belum diketahui identitasnya itu hendak menyeberang, namun tertabrak bus yang sedang melaju. Menurutnya, saat kejadian bus melaju dengan kecepatan normal.

"Melaju kecepatan lumayan dari arah Yogya, tiba-tiba di depannya ada penyeberang. Bus kemudian menghindar, banting setir ke kanan, menabrak trotoar dan pohon kemudian terguling," ucap Poniti.

Saat ini jenazah perempuan tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sedangkan bus yang mengakut 20 penumpang itu belum bisa dipindahkan dari lokasi dan masih dalam penanganan petugas.

"Kaca depan bus pecah, masih berada di tengah jalan. Posisi bus miring melintang di jalan. Para penumpang di dalam bus panik, langsung pada keluar menyelamatkan diri," tutur Poniti.

Akibat peristiwa ini lalu lintas arah Solo ke Yogya di KM 14 mengalami kemacetan hingga 5 km. Sejumlah warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi mengerumuni bus nahas itu.

"Kemacetan 5 km dari arah Solo ke Yogya. Jalan ditutup, dijadikan satu jalur," ujarnya.

Sementara itu 5 dari 20 penumpang bus mengalami patah tulang. Mereka mendapat perawatan di RS Bhayangkara.

Sumber : Detiknews

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...