Skip to main content

Truk Tabrak Warung, Tujuh Luka

GUNUNGKIDUL– Truk Pemkab Gunungkidul bantuan Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal dan dioperasionalkan Pemerintah Desa Balong, Kecamatan Girusubo mengalami kecelakaan kemarin.

Truk bernomor polisi AB 8096 CD ini menabrak pangkalan ojek dan warung di Desa Ngawis,Karangmojo. Tujuh orang termasuk sopir mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Wonosari. Selain itu,satu motor milik tukang ojek juga hancur terlindas truk. Peristiwa ini berawal saat truk yang membawa enam orang ini bermaksud membeli makanan ternak ke Klaten.Nahas, tiba di lokasi kejadian truk yang dikemudikan Basuki, 32, warga, Balong, Girisubo ini oleng.

Truk kemudian menabrak pangkalan ojek dan warung kelontong. Semua penumpang pun terpental. Enam penumpang mengalami luka serius dan sopir juga tergencet bodi truk. Salah satu saksi mata,Waluyo mengungkapkan,awalnya dia hanya duduk-duduk di pangkalan ojek. Dia kemudian bergegas ke warungnya dan melayani pembeli bensin.Tibatiba dari arah selatan muncul truk yang mulai oleng.

”Mungkin sopirnya bingung, mau lurus atau mau belok,”ujarnya. Waluyo mengaku beruntung meninggalkan pos ojek tersebut ketika ada pembeli bensin. ”Jika tidak, saya juga bisa menjadi korban, untung hanya motor saya yang kena,” katanya. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. ”Kita belum bisa memberikan keterangan karena kronologisnya juga masih simpang siur. Namun, kemungkinan karena aba-aba yang penumpang yang membingungkan. Apalagi sopir tidak hafal jalan,” kata Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Endar Isniyanto. suharjono
Sumber : Media Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...