Skip to main content

PIMNAS Terapkan TI Terpadu

YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai panitia penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-25 yang berlangsung 9-14 Juli 2012 akan menerapkan sistem teknologi informasi terpadu selama kegiatan adu intelektualitas mahasiswa se- Indonesia berlangsung.

Koordinator Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi PIMNAS Wahyudi ST MT mengatakan, pada penyelenggaraan tahun ini panitia akan menggunakan sejumlah sistem informasi teknologi seperti untuk registrasi online, presensi, dan presentasi. “Sistem tersebut baru pertama kali digunakan dan akan diterapkan digunakan panitia,peserta,maupun dewan juri,”ujarWahyudi kemarin. Dia menjelaskan,seluruhpeserta PIMNAS diberi masingmasing satu akun.

Tiap universitas diwajibkan mengisi data peserta yang diperlukan sehingga secara cepat dapat diketahui jumlah peserta serta dosen pendamping yang akan datang.Berdasarkan catatan,jumlah peserta dan pendamping yang akan hadir sebanyak 2.000 orang.“Ini sangat penting untuk distribusi pembagian hotel, pasti akan lebihtertib. Meskipunadapeserta yang terlambat, yang pasti mereka telah menyelesaikan registrasi,” ungkapnya.

PIMNAS ke-25 tahun ini akan diawali dengan pawai peserta pada Senin (9/7) pukul 16.00 WIB.“Pawai ini bertujuan menautkan hati para peserta PIMNAS dengan khazanah kultural Yogyakarta. Setiap perguruan tinggi diminta mengirimkan wakil untuk ikut pawai,”kata Koordinator Pelaksanaan Pawai PIMNAS ke-25 Endro Dwi Hatmanto. ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...