Skip to main content

Camat di Yogya Dapat Mobil Dinas Avanza

YOGYAKARTA – Semua mobil dinas (mobdin) camat di Kota Yogyakarta pada tahun ini akan diganti. Selain untuk menunjang kinerja, penggantian mobdin juga karena mobil camat saat ini telah berumur lebih dari 10 tahun.

Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Yogyakarta Hari Setyowacana mengatakan, dalam menjalankan tugasnya saat ini camat memakai minibus Colt T keluaran 2000. Nantinya,mobdin yang baru adalah minibus Avanza tipe E. “Pergantian mobil dinas bagi camat ini memang sudah selayaknya. Sebab mobil dinas saat ini rata-rata sudah berusia lebih dari 10 tahun,” katanya, kemarin.

Pengadaan mobdin camat akan dilakukan bertahap. Untuk tahap awal, dari 14 kecamatan, baru tujuh yang akan diganti. Anggaran telah dialokasikan sebesar Rp1,08 miliar di APBD 2012. Sisanya, akan dianggarkan di APBD Perubahan 2012. Tujuh mobdin baru diberikan untuk Kecamatan Jetis, Gondomanan,Danurejan,Mergangsan, Umbuharjo,Pakualaman, dan Gondokusuman.Dari tujuh kecamatan ini,lima kecamatan sudah menerima mobil dinas baru pada Jumat (20/7) lalu.

Dua kecamatan, yakni Pakualaman dan Gondokusuman belum menerima. Camat Jetis Sisruwadi mengatakan, kendaraan dinas baru tersebut sangat diharapkan, terutama untuk meningkatkan tugas-tugas kewilayahan, terutama memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Dengan adanya kendaraan dinas baru ini, tentu akan mendukung tugas dari kecamatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. priyo setyawan

Sumber : Seputar Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...