Skip to main content

UPN Target Jadi PTN Tahun Ini


YOGYAKARTA – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menargetkan tahun ini berubah status perguruan tingginya dari swasta menjadi negeri.

Perubahan status dilakukan guna memperjelas status UPN Veteran Yogyakarta yang selama ini berada di zona abu-abu.“Selama ini abu-abu.Karena aset sebagian besar milik negara,juga pegawai dan dosen sebagian berstatus pegawai negeri sipil (PNS).Tapi dibilang negeri juga bukan karena status perguruan tingginya sendiri swasta.Kami berharap mimpi ini bisa tercapai tahun ini,” kata Wakil Rektor I UPN Veteran Yogyakarta Sari B Kusumayudha kemarin.

Ditemui di ruang kerjanya, Sari mengatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan apakah pergantian status nanti berbarengan dengan tahun ajaran baru atau tidak.Yang terpenting usaha menuju perubahan status sudah on the right track. Perubahan status juga berlaku di UPN Veteran Jakarta dan Surabaya. “Sampai saat ini perkembangan perubahan status sedang kami persiapkan.Masalah akademik sudah tidak ada lagi,termasuk pencatatan aset.Bisa dikatakan ini sudah masuk tahap finalisasinya saja,” kata dosen Fakultas Teknik Mineral UPN VeteranYogyakarta ini. Pengajuan perubahan status perguruan tinggi oleh UPN Veteran ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu.

Rencana telah disepakati oleh Yayasan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai pengelola UPN Veteran hingga saat ini dan Kementerian Pertahanan dan Keamanan sebagai penasihat. Sementara itu, Menteri Litbang BEM KM UPN VeteranYogyakarta Oki Wibi Calingga mengatakan status UPN yang akan berubah menjadi negeri tidak memberi dampak signifikan terhadapkeberlangsunganUPN. ratih keswara

Sumber : Seputar Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...