Skip to main content

Taman Pintar Target Tambah Tiga Zona

YOGYAKARTA – Pengelola Taman Pintar Pintar Yogyakarta tahun ini menargetkan penambahan tiga zona baru di tempat rekreasi edukatif tersebut.Ketiganya adalah zona Teknologi Informasi, Planetarium, dan Keolahragaan.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Taman Pintar Yogyakarta Ita Rustanti mengatakan, saat ini zona Teknologi Informasi telah selesai dibangun. Untuk zona Planetarium masih dalam proses penyelesaian, sedangkan zona Keolahragaan masih dalam tahap perencanaan. “Kami menargetkan tiap tahun dapat menambah 3 sampai 4 zona baru. Khusus zona Planetarium ditargetkan dua bulan lagi selesai dan segera dapat dipergunakan meskipun untuk pemanfaataannya masih menunggu izin dari pusat,” katanya di sela-sela peresmian mini flying fox di wahana Air Menari,kemarin.

Selain menambah zona baru, pengelola Taman Pintar juga akan melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas di beberapa tempat. Di antaranya di zona Dinosaurus dan zona Jembatan Gantung. Selain untuk pemeliharan, penambahan ini juga untuk melengkapi kekurangan yang ada di zona tersebut. Secara keseluruhan,Taman Pintar Yogyakarta sampai saat ini memiliki 35 zona yang tersebar di empat zona utama,yaitu zona Playground,Gedung Oval- Kotak, Gedung Memoralibia, dan Gedung PAUD.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyudi mengatakan, selain sebagai sarana rekreasi dan pendidikan, Taman Pintar juga sudah menjadi salah satu ikon Kota Yogyakarta.Karena itu, pemkot akan terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi,terutama di bidang teknologi. priyo setyawan/kuntadi
Sumber : Seputar-Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...