Skip to main content

Harga Bahan Bangunan Naik 30%

YOGYAKARTA– Harga bahan bangunan di Yogyakarta mulai menanjak.Peningkatan harga seperti semen, besi, dan bahan bangunan lainnya ini sudah mencapai 30%.Kondisi ini akan berpengaruh terhadap harga jual perumahan dan properti.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Remingus Edi Waluyo menuding kenaikan ini adalah ulah kartel pemilik industri semen. Mereka mulai bermain sejalan dengan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.Kendati rencana sempat ditunda,mereka tidak mau berspekulasi dan mulai menaikkan harga. “Kenaikan ini sudah membuat harga properti ikut naik,”ucapnya kemarin.

Sekarang sejumlah pengembang dan kontraktor harus jeli menghitung biaya produksi.Tidak sedikit yang mulai menaikkan harga jual rumah 5–10%. Sebab, harga bahan bangunan akan sulit turun seperti barangbarang kebutuhan lainnya. Remingus khawatir kenaikan akan merusak bisnis properti di Yogyakarta yang sedang gencar. Banyak pengembang melakukan pengembangan vertical house dengan pertimbangan harga tanah.“Pengembang harus menghitung ulang nilai proyek agar tidak rugi,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Provinsi DIY Riyadi membenarkan adanya kenaikan tersebut. Hanya kenaikan bahan bangunan tidak bakal menimbulkan gejolak seperti kenaikan harga sembako. Dia menilai harga bangunan yang naik relatif stagnan dan tidak bisa turun.Hal ini harus disikapi konsumen dengan lebih jeli mencari substitusi barang lainnya.“Misalnya, kayu atau cat bisa cari yang lebih murah,” ujarnya.

Kenaikan tidak akan banyak dikeluhkan oleh masyarakat DIY karena kebutuhan rumah merupakan kebutuhan jangka panjang.Artinya,masyarakat tidak akan buru-buru membeli. “Begitu butuh,berapa pun harganya pasti dibeli,”katanya lagi.kuntadi 

Sumber : Seputar Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...