Skip to main content

Subsidi Transportasi DIY Rp10 Miliar

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi DIY, bakal menerima kucuran subsidi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp10 miliar. Subsidi ini hanya akan diberikan kepada para pelaku usaha jasa transportasi.

Sedangkan subsidi bagi warga miskin melalui bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) akan ditangani oleh pusat. Kepala Dishubkominfo DIY,Tjipto Haribowo mengatakan subsidi transportasi ini akan diambilkan dari dana APBN.Total untuk alokasi nasional mencapai Rp 10 triliun. Nantinya ada beberapa kendaraan transportasi di wilayah DIY yang akan mendapatkan subsidi.Baik itu kendaraan bus kota,angkutan kota dalam provinsi (AKDP), angkudes dan taksi.Namun untuk bus Transjogja, tidak akan mengalami kenaikan.Untuk Angkutan antar kota antar Provinsi (AKAP) akan ditangani oleh pusat.”Itu hasil koordinasi dengan pusat,” tuturnya.

Selain itu,subsidi juga akan diberikan untuk kemudahan dalam hal pajak kendaraan,uji KIR ataupun retribusi masuk ke terminal.Setidaknya ada sekitar 3 ribu kendaraan angkutan umum yang ada di DIY yang akan diberikan. Dasarnya adalah dengan melihat data pada proses KIR kendaraan. Sementara itu Sekda DIY Ichsanuri, memastikan tidak akan adasubsi dibagi kelompok lain di masyarakat.Subsidi hanya diberikan kepada pelaku transportasi.

Sedangkan BLSM kepada warga miskin akan ditangani oleh pusat.Menurut Ichsan,data yang akan dipakai dalam penentuan BLSM ini menggunakan data program jamkesmas. kuntadi

Sumber : Seputar Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...