Skip to main content

Parangtritis masih jadi Andalan Wisata DIY

BANTUL--MICOM: Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan ke objek wisata di daerah ini.

Hal ini dikatakan Kepala Seksi Promosi dan Bimbingan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten ini Bambang Priharyanto.

"Selama ini jumlah kunjungan Wisatawan ke Pantai Parangtritis masih menduduki peringkat pertama dibandingkan kunjungan wisatawan ke objek wisata lainnya," kata Bambang Priharyanto di Bantul, Sabtu (7/1).

Menurut dia, berdasarkan data retribusi dan kunjungan objek wisata di Kabupaten Bantul selama  2011 yaitu peringkat pertama diduduki objek wisata  Pantai Parangtritis dengan jumlah kunjungan 1.338.112 wisatawan, disusul Pantai Kwaru sebanyak 270.823 wisatawan, Pantai Pandansimo  54.628 wisatawan, Pantai Samas 36.456 wisatawan dan Pantai Goa Cemara 11.267 wisatawan

"Khusus untuk objek wisata Pantai Goa Cemara data tersebut merupakan data selama  November dan Desember 2011 karena untuk penarikan retribusinya baru dimulai pada bulan tersebut," katanya.

Menurut Bambang, tingkat kunjungan terbesar terjadi pada  September dan wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Bantul sebagian besar masih wisatawan domestik.  Sedangkan jumlah kunjungan wisatawan di objek wisata yang lain di Bantul yaitu di Goa Selarong sebanyak 27.700 wisatawan dan Goa Cerme sebanyak 17.386 wisatawan. (Ant/OL-04) Sumber Berita : Media Indonesia Sumber Gambar : ANTARA/Regina Safri/as

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...