Skip to main content

2011, 518 Nyawa Melayang di Jalan

YOGYAKARTA – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda DIY selama 2011 mengalami penurunan dibanding 2010.

Namun secara kualitas, dengan banyaknya korban meninggal dunia, justru meningkat. Wakil Direktur Lantas Polda DIY AKBP Slamet Santoso menuturkan, total kecelakaan pada 2011 hanya 4.511 kasus. Sedangkan di 2010 mencapai 4.704 kasus.Namun jumlah korban meninggal dunia mengalami peningkatan. Jika di 2010 hanya 449 orang, maka tahun lalu meningkat menjadi 518 orang atau naik sekitar 15%.

”Kita telah siapkan program untuk antisipasi kecelakaan, biar di 2012 bisa ditekan,” katanya,kemarin. Kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, kebanyakan melibatkan pelajar dan generasi muda.Remaja kerap melakukan aksi ugal-ugalan dan kebut-kebutan di jalan raya.Kondisi ini memicu tingginya angka kecelakaan. Kepala Subdit Dikyasa Ditlantas Polda DIY AKBP M Affandi menambahkan, pada tahun ini juga akan dilakukan kerja sama dengan dengan Dinas Pendidikan Yogyakarta.

Nantinya materi berlalu lintas akan dimasukkan dalam materi pendidikan di semua mata pelajaran.”Diharapkan pemahaman sejak dini ini akan menekan angka kecelakaan,”tandas Affandi. kuntadi

Sumber Berita : Seputar Indonesia
Sumber Gambar : Kaskus

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...