Skip to main content

DPR Didesak Selesaikan UU Keistimewaan Yogyakarta

YOGYAKARTA--MICOM: GBPH Joyokusumo meminta kepada DPR agar Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta segera diselesaikan. Penyelesaiannya pun disesuaikan dengan amanat rakyat Yogyakarta

"Penyelesaiannya sesuai dengan amanat rakyat Yogyakarta. Kalau menyimpang lagi, akan terjadi pergolakan lagi," ungkapnya, di Pagelaran Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (5/9).

Sebelumnya, Ketua DPRD Provinsi DIY membacakan amanat rakyat Yogkarata. Mereka menetapkan Sri Sultan Hamengku Buwono dan Sri Paduka Paku Alam menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Menurutnya, amanat tersebut menjadi komando bagi masyarakat Yogyakarta. Selain itu, dalam amanat tersebut juga meneguhkan masyarakat Yogyakarta tetap dalam NKRI.

Di pihak Kraton Ngayogyakarta dan Paku Alam, amanat itu pun otomatis akan menjadi kesepakatan.

"Rakyatnya sudah bersatu, masak di dalam keluarga malah tidak bersatu?" tegas adik Sultan tersebut.

Menambahi Gusti Joyo, GBPH Prabukusumo juga meminta UU Keistimewaan segera diselesaikan.

"Jika tidak, kasihan masyarakat," ungkapnya.

Pasalnya, masyarakat telah bertahun-tahun berkutat soal keistimewaan. Ia pun menilai pemerintah telah mengabaikan kepentingan masyarakat.

Sebelumnya, Sultan menanggapi amanat rakyat menyampaikan tiga spirit yang harus dijaga oleh masyarakat Yogyakarta, yaitu jiwa masyarakat Yogyakarta adalah merah-putih, kepribadian masyarakat Yogyakarta adalah pancasila, dan watak masyarakat Yogyakarta adalah Bhinneka Tunggal Ika.

Ia pun menegaskan pentingnya tiga prinsip dasar dalam kehidupan yang harus dipegang oleh pemimpin, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, dan keadilan. (AT/OL-10)


Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

DPR Urged To Solve the Privileges Act Yogyakarta

YOGYAKARTA - Micom: GBPH Joyokusumo ask the House to the Legal Privileges Yogyakarta immediately resolved. The solution, according to mandate of the people of Yogyakarta

"The solution in accordance with the mandate of the people of Yogyakarta. If digress again, there will be unrest," he recalls, in bobodoran Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Monday (5 / 9).

Previously, the message read Aliuddin DIY Yogkarata people. They set the Sri Sultan Hamengkubuwono and Sri Paduka Paku Alam became Governor and Vice Governor of DIY.

He said the mandate of a commando for the people of Yogyakarta. In addition, the mandate is also to strengthen society Yogyakarta remains the NKRI.

In the kingdom Ngayogyakarta and Paku Alam, mandated that also automatically be a consensus.

"The people are united, and cook in the family did not even come together?" brother of the Sultan of the firm.

Increases Gusti Joyo, GBPH Prabukusumo also asked the Law Privileges resolved soon.

"If not, compassionate society," he recalls.

Because, people have been struggling for years the question of privilege. It shall assess the government was neglecting the interests of society.

Previously, the Sultan of the people to respond to the mandate of three spirits that should be looked after by the community of Yogyakarta, which is the soul of society Yogyakarta is red and white, the personality you desire is Pancasila, and the character you desire is Bhinneka Tunggal Ika.

It also stressed the importance of the three basic principles in life that must be held by the leaders, that divinity, humanity, and justice.

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Ada Pesawat 'Lanjut Usia' Mendarat di Yogya

Yogyakarta - Sebuah pesawat tua mendarat mulus di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Karena bentuknya yang kurang lazim di era sekarang, pesawat Dakota DC3 ini menarik perhatian petugas bandara dan pengguna jasa bandara. Pesawat tua itu digunakan dalam napak tilas perjalanan bersejarah perempuan pilot legendaris, Jean Gardner Batten. Tanggal 5 Oktober 1936 atau 76 tahun silam, ia menerbangkan pesawat jenis tersebut dari Inggris ke Selandia Baru. Saat landing di Indonesia, pesawat singgah ke Yogyakarta dan Kupang. DC3 merupakan pesawat buatan Douglas Aircraft Company. Diproduksi tahun 1935, lalu mulai digunakan secara komersial setahun berikutnya. Pesawat ini juga digunakan dalam perang, terutama Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan perang lainnya di berbagai belahan dunia pada rentang waktu 1930-1970-an. Pesawat dengan rentang sayap 28,96 meter dan panjang 19,63 meter itu tiba di Bandara Yogyakarta sekitar pukul 13.40 WIB. Meleset dari perkiraan semula, yakni 12.40 W...