Skip to main content

Bus Tabrak Dua Mobil di Depan Kopma UGM

SLEMAN—Diduga ingin mengejar lampu hijau, Sebuah bus kota jalur 2 menabrak pagar besi Sekolah Vokasi UGM di Jalan C Simanjuntak, Rabu (6/7) siang. Bus bernomor polisi AB 7433 AK tersebut juga sempat menabrak dua mobil lain.

Mobil KIA Visto bernomor polisi AB 1022 KZ terserempet di bagian belakang. Pemilik mobil mengaku sedang berkendara dari arah selatan menuju utara.

"Tadi mau naik ke trotoar untuk minggir, tapi tetap kena," ujarnya kepada Harian Jogja di lokasi.

Seorang saksi mata mengatakan, bus warna kuning bertuliskan 'Gundul' pada kaca depannya itu melaju kencang dari arah utara ke selatan.

"Tadi langsung nabrak dua mobil. Penumpangnya di dalam langsung turun. Kayaknya remnya blong," ujar Tari yang saat kejadian tengah berada di shelter Trans Jogja di jalan tersebut.

Satu mobil lain yang ikut tertabrak adalah Kijang Innova.

Menurut pemilik mobil, bus tersebut melaju kencang untuk mengejar lampu hijau. Sopir langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.(Harian Jogja/Holy Kartika N.S)

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Bus Hit Two Cars in Front Kopma UGM

SLEMAN-Anticipated want to pursue a green light, a city bus crashed into an iron fence lane 2 UGM Vocational School in Jalan C. Simanjuntak, Wednesday (6 / 7) afternoon. Bus police numbered AK AB 7433 also had hit two other cars.

Cars KIA Visto police numbered KZ hit by AB 1022 on the back. The owner claimed the car was driving from south to north.

"That would go up to the sidewalk to step aside, but still hit," he told the Daily Jogja on site.

An eyewitness said the yellow bus marked 'Gundul' on the windshield was speeding from the direction of north to the south.

"That was a direct hit two cars. The passenger in went down. I think the brake tension," Dance said that while the incident was in the shelter Trans Jogja on the road.

One was hit by another car involved is Kijang Innova.

According to the owner of the car, the bus was speeding to catch a green light. The driver immediately rushed to a nearby hospital.

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...