Skip to main content

Wapres Boediono Kunjungi Hunian Sementara Korban Bencana Merapi diYogyakarta

DetikNews | Wakil Presiden Boediono dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta hari ini. Boediono didampingi sang istri Ibu Herawati Boediono akan mendatangi Universitas Gadjah Mada dan meninjau langsung hunian sementara (Huntara) para korban bencana gunung merapi.

Informasi yang dihimpun detikcom, Kamis (16/6/2011), Boediono akan berangkat dari Jakarta pukul 07.20 WIB menggunakan pesawat Kepresidenan BAe RJ-85. Tiba di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta pukul 08.30 WIB.

Selanjutnya dengan didampingi Gubernur Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Boediono langsung mendatangi Universitas Gadjah Mada. Disana, Boediono memberikan pengarahan dilanjutkan dengan pemakaian topi secara simbolis sebagai tanda pelepasan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM periode antar semester 2011.

Selesai dari UGM, Boediono melanjutkan kunjungan kerja ke Taman Nasional Gunung Merapi, Kinahrejo, Sleman, Yogyakarta untuk meninjau secara langsung kerusakan infrastruktur akibat erupsi Gunung Merapi. Selama 20 menit Boediono akan didampingi oleh Bupati Sleman yang akan memberikan pemaparan mengenai situasi dan kondisi di Taman Nasional.

Selesai dari situ, Boediono melanjutkan perjalanan dengan meninjau secara langsung hunian sementara (huntara) kartika, huntara UGM dan pendidikan anak usia dini pasca tragedi Gunung Merapi di Dusun Kuwang, Desa Argo Mulyo, Kecamatan Cangkringan.

Pukul 12.40 WIB Boediono beserta Ibu Herawati akan lepas landas dari Bandara Adi Sutjipto. Dijadwalkan pesawat mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma pukul 13.50 WIB. Setelah itu Boediono langsung menuju kediaman di Jl Diponegoro No: 2 Menteng, Jakarta Pusat.

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Visit the temporary shelter vice president for Disaster Victims Merapi in Yogyakarta

Vice President Boediono scheduled to conduct a working visit to Yogyakarta today. Boediono accompanied by his wife Mrs. Herath Boediono will visit the University of Gadjah Mada and direct review shelter (shelters) Mount Merapi disaster victims.

Information collected by AFP on Wednesday (16/06/2011), Boediono will depart from Jakarta at 07:20 pm using the Presidential aircraft BAe RJ-85. Arrive at the Airport Adisucipto, Yogyakarta at 08.30 pm.

Furthermore, accompanied by Governor of Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Boediono went straight to the University of Gadjah Mada. There, Boediono briefing followed by a symbolic use of hats as a sign of the release of Field Work Experience-Learning for Community Empowerment (KKN PPM) UGM inter-semester period of 2011.

Completion of the UGM, Boediono continue working visit to the National Park of Mount Merapi, Kinahrejo, Sleman, Yogyakarta to review the direct damage to infrastructure caused by the eruption of Mount Merapi. For 20 minutes Boediono will be accompanied by the Regent of Sleman which will provide exposure of the situation and condition of the Park.

Finished from there, Boediono proceed with reviewing directly the shelter (shelters) kartika, huntara UGM and early childhood education, post-tragedy at the hamlet of Mount Merapi Kuwang, Argo Mulyo Village, District Cangkringan.

At 12:40 pm accompanied by his wife Herawati Boediono will take off from the airport Adisucipto. Scheduled aircraft landed at Halim Perdanakusuma Airport at 13:50 pm. After that Boediono straight to the residence on Jl Diponegoro No 2 Menteng, Central Jakarta.

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...