Skip to main content

Matematika Masih Jadi Momok UN

YOGYA (KRjogja.com) - Mata pelajaran matematika bagi sebagian besar siswa masih menjadi momok yang menakutkan terutama dalam Ujian Nasional (UN). Hal tersebut bisa terlihat pula dari hasil UN SMP/MTs DIY tahun ini dimana pada pelajaran matematika masih didominasi dengan nilai kurang dari 5,5.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) DIY, Baskara Aji mengungkapkan, rata-rata nilai matematika dalam UN kali ini memang menempati posisi paling rendah sekalipun terdapat dua orang siswa yang berhasil meraih nilai sempurna. Ia menyebutkan, dalam UN 2010 lalu, jumlah siswa SMP/MTs yang tidak lulus karena nilai matematika mereka dibawah standar 4,25 mencapai 5.957 siswa atau 12,13 persen dari total 49.126 siswa.

"Sedangkan tahun ini meski sudah digabungkan dengan nilai sekolah, jumlah siswa yang meraih nilai akhir matematika kurang dari 5,5 mencapai 6.694 siswa atau 13,80 persen dari total 48.507 peserta UN SMP/MTs tahun ini," ujarnya di Yogyakarta, Senin (6/5).

Menurutnya, tingginya jumlah siswa yang mendapatkan nilai dibawah rata-rata tersebut menjadikan standar deviasi mata pelajaran matematika mencapai 1,36. Nilai rata-rata untuk Matematika pun menjadi paling rendah dibandingkan dengan mata pelajaran lain yakni hanya 6,99. Sementara nilai rata-rata mata pelajaran lain berkisar hingga 7,00 keatas.

"Bahkan terdapat nilai terendah matematika yang didapat oleh siswa di kota Yogyakarta yang hanya mencapai 2,90. Untuk itu, kami akan segera melakukan analisis terhadap hasil ujian baik nilai akhir maupun nilai UN murni. Hasil analisis tersebut akan kita sampaikan pada sekolah untuk bisa dilakukan perbaikan sejak awal tahun ajaran kedepan," imbuhnya. (Ran)

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Still So The Specter of UN Mathematics

YOGYA (KRjogja.com) - math subjects for most students is still a frightening specter, especially in the National Examination (UN). This can be seen also from the UN SMP / MTs DIY this year where the math is still dominated by values ​​of less than 5.5.

Head of Education Youth and Sports (Disdikpora) DIY, Baskara Aji reveals, the average math scores in the UN this time it occupies the lowest position even if there were two students who earned a perfect score. He mentioned, in UN 2010, the number of students SMP / MTs who did not pass because of their math scores below the standard of 4.25 to reach 5957 students or 12.13 percent of the total 49,126 students.

"While this year though it was coupled with the school, the number of students who reach the final value of mathematics is less than 5.5 reached 6694 students or 13.80 percent of the total 48 507 participants of UN SMP / MTs this year," he said in Yogyakarta, on Monday (6 / 5).

According to him, the high number of students that scored below average, it makes the standard deviation reached 1.36 mathematics subjects. The average score for Mathematics was the lowest compared with other subjects where only 6.99. While the average score of other subjects ranging up to 7.00 and above.

"Even the lowest value of mathematics are earned by students in the city of Yogyakarta, which only reached 2.90. For that, we will immediately conduct an analysis of both the final exam results and value of pure UN. The results of the analysis we will convey to the school to be done improvement since the beginning of the next school year, "he added.

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Ada Pesawat 'Lanjut Usia' Mendarat di Yogya

Yogyakarta - Sebuah pesawat tua mendarat mulus di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Karena bentuknya yang kurang lazim di era sekarang, pesawat Dakota DC3 ini menarik perhatian petugas bandara dan pengguna jasa bandara. Pesawat tua itu digunakan dalam napak tilas perjalanan bersejarah perempuan pilot legendaris, Jean Gardner Batten. Tanggal 5 Oktober 1936 atau 76 tahun silam, ia menerbangkan pesawat jenis tersebut dari Inggris ke Selandia Baru. Saat landing di Indonesia, pesawat singgah ke Yogyakarta dan Kupang. DC3 merupakan pesawat buatan Douglas Aircraft Company. Diproduksi tahun 1935, lalu mulai digunakan secara komersial setahun berikutnya. Pesawat ini juga digunakan dalam perang, terutama Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan perang lainnya di berbagai belahan dunia pada rentang waktu 1930-1970-an. Pesawat dengan rentang sayap 28,96 meter dan panjang 19,63 meter itu tiba di Bandara Yogyakarta sekitar pukul 13.40 WIB. Meleset dari perkiraan semula, yakni 12.40 W...