Skip to main content

Siswi SMKN 1 Bantul Raih Nilai UN Tertinggi se-Indonesia

Yogyakarta - Atik Fajaryani (17) siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bantul berhasil meraih nilai tertinggi Ujian Nasional (UN) se-Indonesia. Nilai rata-rata yang diraihnya 9,60. Dua mata pelajaran yakni Matematika dan Bahasa Inggris diraih Atik dengan nilai sempurna yakni 10.

Kepala Sekolah SMKN I Bantul, Endang Suryaningsih mengaku kaget dan bangga ketika pengumuman kelulusan pada hari Senin 16 Mei kemarin, Atik Fajaryani siswi jurusan Akuntansi dinyatakan lulus dengan nilai tertinggi untuk hasil UN se-Indonesia. Asisten Mendiknas juga sudah menghubungi sekolah untuk memberitahukan hal tersebut.

"Tidak hanya sekolah kami saja yang bangga, tapi banyak pihak yang bangga atas prestasi yang diaraih anak didik kami," kata Endang kepada detikcom, Kamis (19/6/2011).

Menurut dia, Atik merupakan salah satu siswi yang pandai di sekolah. Setiap tahun dia terus menduduki ranking satu di kelas. "Anaknya memang rajin dan pandai. Itu terlihat dari hasil rapor dan laporan dari guru dan wali kelas," katanya.

Endang mengatakan saat ini sudah ada beberapa pihak yang menawarkan bea siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi kepada Atik. Dia berencana melanjutkan kuliah di jurusan akuntasi di perguruan tinggi negeri di Yogyakarta.

Menurut Endang, Atik lahir di Bantul 13 Juni 1993. Dia merupakan anak ke empat atau anak bungsu dari empat bersaudara. Orangtuanya bernama Sambudi yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani. Atik bersama orangtuanya tinggal di Dusun Gandekan Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan Bantul atau sekitar 7 kilometer arah barat SMKN 1 Jetis Bantul.

"Kami senang bila Atik bisa melanjutkan kuliah dengan bantuan bea siswa yang bakal diterima dari berbagai pihak itu," pungkas dia.

(bgs/fay)

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

SMK N 1 Bantul Student Achieve the Highest Score of UN in Indonesia

Yogyakarta - Atik Fajaryani (17) State Vocational High School students (SMK) 1 Bantul achieved the highest score of the National Examination (UN) in Indonesia. The average value of 9.60 achieved. Two subjects namely Mathematics and English Atik achieved with a perfect score is 10.

Principal smkn I Bantul, Endang Suryaningsih admitted surprised and proud when the announcement of graduation on Monday, May 16 yesterday, Atik Fajaryani student majoring in Accounting with highest value passed to the UN in Indonesia. Assistant Minister of Education also have contacted the school to notify this.

"Not only are proud of our school, but many people who are proud of the achievements that diaraih our students," said Endang told AFP on Thursday (19/06/2011).

According to him, Atik is one of the girls who are good at school. Every year he kept his rank one in the class. "His son was industrious and clever. It was evident from the report card results and reports from teachers and homeroom," he said.

Endang said that currently there are several parties that offer scholarships to continue their studies to university to Atik. He plans to continue studying in the department of accounting at public universities in Yogyakarta.

According to Endang, Atik was born in Bantul, June 13, 1993. He is the fourth child or the youngest of four brothers. Her parents named Sambudi the day-to-day work as a laborer. Atik with her ​​parents lived in the hamlet Gandekan Guwosari Village, Bantul District Displays or about 7 miles west SMKN 1 Jetis Bantul.

"We were pleased when Atik could continue studying with the help of scholarships that will be received from various parties," he added.

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...