Skip to main content

Warga Yogyakarta Pertanyakan Kasus Pencurian Museum Sonobudoyo

Yogyakarta - Sudah 8 bulan berlalu, Polresta Yogyakarta belum bisa mengungkap pencurian benda koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Masyarakat Advokasi Warisan Budaya (Madya) Yogyakarta mempertanyakan hal itu dengan menggelar aksi.

Aksi digelar mulai dari Gedung Agung di Jl Ahmad Yani hingga halaman Museum Sonobudoyo Jl Pekapalan Alun-alun Utara Yogyakarta, Rabu (6/4/2011). Aksi sebagai bentuk protes dan keprihatinan Madya terhadap hilangnya sejumlah koleksi emas museum.

Dalam aksi itu, pendemo melakukan happening art yakni menutupi wajah dengan sebuah topeng. Mereka juga menyebarkan selebaran bergambar topeng koleksi Sonobudoyo yang hilang dicuri pada pertengahan tahun 2010 lalu.

"Kami patut bertanya kepada semua pihak baik polisi maupun pihak pengelola museum atas perkembangan penyelidikan kasus pencurian koleksi museum. Sebab sampai hari ini tidak ada kejelasan," ungkap koordinator Madya, Johannes Marboen, kepada wartawan di sela-sela aksi.

Marboen menilai, setelah lapor polisi, kasus pencurian koleksi museum tidak bisa selesai begitu saja. Pihak pengelola museum juga harus bertanggung jawab.

"Semua harus dipikirkan dengan matang. Bukan setelah ada pencurian kemudian lapor polisi dan selesai. Setelah kasus itu tidak ada penjelasan dari pengelola," kata Marboen.

Marboen menyatakan, ada beberapa kejanggalan yang ditemui di museum itu sendiri. Dia mencontohkan aspek keamanan seperti CCTV dan alarm yang tidak aktif sejak lama. Bahkan saat pencurian terjadi, CCTV tidak berfungsi.

"Siapa sebenarnya yang mengemban tanggung jawab di museum tampaknya malah diabaikan. Padahal masalah keamanan adalah prasyarat utama sebuah museum," tutur dia.

Menurut Marboen, manajemen koleksi dan sumberdaya manusia sangat penting dalam mengelola sebuah museum. Pihaknya juga mendesak kepada Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan untuk segera membentuk tim evaluasi.

"Hingga kini SK tentang pembentukan tim tersebut juga belum ada. Inilah yang menjadi keprihatinan kami," tutupnya.

Dalam aksi damai tersebut, pendemo juga tidak mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Aparat hanya berjaga-jaga saat pendemo menggelar aksi di halaman museum. (bgs/nik)


Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Yogyakarta Residents Question Sonobudoyo Theft Case

Yogyakarta - It's 8 months passed, Yogyakarta Police could not reveal the theft of artefacts Sonobudoyo Yogyakarta. Community Advocacy Cultural Heritage (Associate) Yogyakarta questioned it by holding the action.

Action held starting from the Great House at Jl Ahmad Yani until page Sonobudoyo Jl Pekapalan North Square of Yogyakarta on Wednesday (06/04/2011). Action as a form of protest and concern over the loss of a number of Associate of the museum's gold collection.

In action, the protesters do art happenings that covered his face with a mask. They also distributed leaflets Sonobudoyo pictorial collection of the lost mask was stolen in mid-2010.

"We should ask all parties to both the police and the manager of museum theft cases of investigation for the development of the museum's collection. For to this day there is no clarity," said coordinator Madya, Johannes Marboen, told reporters on the sidelines of the action.

Marboen judge, after the police report, cases of theft of the museum's collection could not go away. The management should also be responsible for the museum.

"All should be thought through. Not after a theft and then tell the police and complete. After the case was no explanation from the manager," said Marboen.

Marboen states, there are some irregularities were found in the museum itself. He pointed out the security aspects such as CCTV and alarms that are inactive for a long time. Even when the theft occurred, CCTV is not working.

"Who exactly are the responsibility of the museum seem even ignored. Yet the security problem is the main prerequisite of a museum," he said.

According Marboen, collection management and human resources are very important in managing a museum. It also urged the Provincial Government of Yogyakarta and Cultural Office to immediately form an evaluation team.

"Until now the decree on the establishment of the team also does not exist. This has been our concern," he concluded.

In a peaceful protest, the demonstrators did not get the tight guard of police officers. The authorities only in case when protestors staged in the courtyard of the museum.

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...