Skip to main content

Soal Matematika tak Jelas Warnai UN Hari Kedua

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari kedua di Yogyakarta secara keseluruhan berjalan lancar dan tertib. Namun berdasarkan pantauan pengawas, ada beberapa pilihan jawaban pada lembar soal UN yang tidak jelas.

"Hari kedua hanya mata pelajaran Matematika yang diujikan, ada beberapa pilihan jawaban yang tidak jelas sehingga siswa sulit membacanya," terang koordinator pengawas wilayah Kota Yogyakarta, Senawi, Selasa (19/4).

Temuan pilihan jawaban tak jelas di soal mata pelajaran UN Matematika tersebut ada di SMK Negeri I Yogyakarta. Sedikitnya ada dua soal yang ditemukan pilihan jawabanya tidak jelas. "Kita lalu membuat berita acaranya agar ditindaklanjuti di kemudian hari," tambahnya.

Ia menilai kesalahan tersebut tampaknya murni dari pihak percetakan. Karena untuk soal lainnya tercetak cukup jelas dan mudah dibaca sedangkan dua lembar tersebut agak buram dan sulit dibaca. Meski sempat membingungkan namun menurut Senawi, kasus tersebut tidak mempengaruhi jalannya proses UN di Yogyakarta.

Reporter: Yulianingsih

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Obviously not Paint the Mathematical Problem of UN Day Two

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - The implementation of the National Examination (UN), the second day in Yogyakarta as a whole runs smoothly and orderly. However, based on supervisor observation, there are several possible answers on the worksheet about the UN is not clear.

"The second day only tested the subjects Mathematics, there are several options that are not clear answers so that students are difficult to read," explained the coordinator of the regulatory region of Yogyakarta, Senawi, Tuesday (19 / 4).

The findings do not clearly answer choice in the matter of UN Mathematics subjects is in the CMS School I Yogyakarta. There are at least two problems found in the answer choices are not clear. "We then made ​​headlines with her ​​show to be followed in the future," he added.

He considered that the error seems purely from the printing press. Due to other printed matter is quite clear and easy to read while the two pieces are somewhat opaque and difficult to read. Though confusing, but according Senawi, the case did not influence the UN process in Yogyakarta.

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Ada Pesawat 'Lanjut Usia' Mendarat di Yogya

Yogyakarta - Sebuah pesawat tua mendarat mulus di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Karena bentuknya yang kurang lazim di era sekarang, pesawat Dakota DC3 ini menarik perhatian petugas bandara dan pengguna jasa bandara. Pesawat tua itu digunakan dalam napak tilas perjalanan bersejarah perempuan pilot legendaris, Jean Gardner Batten. Tanggal 5 Oktober 1936 atau 76 tahun silam, ia menerbangkan pesawat jenis tersebut dari Inggris ke Selandia Baru. Saat landing di Indonesia, pesawat singgah ke Yogyakarta dan Kupang. DC3 merupakan pesawat buatan Douglas Aircraft Company. Diproduksi tahun 1935, lalu mulai digunakan secara komersial setahun berikutnya. Pesawat ini juga digunakan dalam perang, terutama Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan perang lainnya di berbagai belahan dunia pada rentang waktu 1930-1970-an. Pesawat dengan rentang sayap 28,96 meter dan panjang 19,63 meter itu tiba di Bandara Yogyakarta sekitar pukul 13.40 WIB. Meleset dari perkiraan semula, yakni 12.40 W...