Skip to main content

Mufti Rusia Belajar Agama Islam di Yogyakarta

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Mufti Rusia berkunjung ke Yogyakarta untuk belajar agama Islam, karena mereka menilai di kota ini kehidupan bermasyarakat dan toleransi antarumat beragama cukup baik. "Selama di Yogyakarta kami akan berkunjung ke pusat-pusat pendidikan agama Islam seperti Pondok Pesantren Krapyak dan Kotagede," kata pimpinan rombongan Mufti Rusia Rushan Hazrat Abbiyasov di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia saat bertemu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X, para ulama besar dan tokoh Islam Rusia tertarik berkunjung ke Yogyakarta, karena kehidupan antarumat beragama tampak harmonis. Sultan mengatakan pihaknya menyambut baik atas kunjungan Mufti Rusia dan berharap bisa menjadi titik awal kerja sama antara umat Islam Indonesia umumnya dan umat Islam Yogyakarta pada khususnya dengan umat Islam Rusia.

"Umat Islam harus bisa menjaga tiga hal dalam kehidupannya, yakni menjaga hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan manusia, dan keadilan dalam menjalankan ibadah menurut agama dan keyakinanya," katanya.

Menurut dia, jika tiga hal itu dijaga dan saling menghormati, maka perdamaian akan tercipta dalam menjalankan kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam menjalankan ibadah, kata dia umat Islam khususnya di Yogyakarta sangat menjaga kebersamaan dan toleransi dengan agama lain, sehingga hidup berdampingan dengan umat lain secara damai.

Mufti Rusia yang bertemu Sultan antara lain Damir Hazrat Mukhetdinov, Arslan Hazrat Sadriev, Magomed-Emin Usmanov, dan Ildar Nurimanov.

Redaktur: Krisman Purwoko
Sumber: antara

Translate using Google Translate May Need Grammar Correction

Russian Mufti of Islamic Learning in Yogyakarta
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Mufti of Russia's visit to Yogyakarta to study the Islamic religion, because they assess the city's social life and pretty good tolerance among religious believers. "While in Yogyakarta we will travel to the centers of Islamic religious education as Krapyak and Kotagede Boarding School," said group leader Hazrat Mufti of Russia Rushan Abbiyasov in Yogyakarta, on Monday.

According to him when he met the Governor of Yogyakarta Special Region (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X, the scholars of Russian and Islamic leaders are interested in visiting Yogyakarta, because it looks harmonious life among religious believers. Sultan said he welcomed the visit Mufti of Russia and hopes to be the starting point of cooperation between Indonesian Muslims in general and Muslims in Yogyakarta in particular with the Russian Muslims.

"The Muslim community should be able to keep three things in life, namely to maintain human relationships with God, man's relationship with humans, and fairness in carrying out worship according to religion and keyakinanya," he said.

According to him, if three things were taken care of and mutual respect, then peace will be created in running the daily life in society and in the life of nation and state. In conducting worship, he said Muslims, especially in Yogyakarta is maintaining unity and tolerance with other religions, so that coexist peacefully with other people.

Mufti of Russia, who met, among others, Damir Hazrat Sultan Mukhetdinov, Arslan Hazrat Sadriev, Magomed-Emin Usmanov, and Ildar Nurimanov.

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Ada Pesawat 'Lanjut Usia' Mendarat di Yogya

Yogyakarta - Sebuah pesawat tua mendarat mulus di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Karena bentuknya yang kurang lazim di era sekarang, pesawat Dakota DC3 ini menarik perhatian petugas bandara dan pengguna jasa bandara. Pesawat tua itu digunakan dalam napak tilas perjalanan bersejarah perempuan pilot legendaris, Jean Gardner Batten. Tanggal 5 Oktober 1936 atau 76 tahun silam, ia menerbangkan pesawat jenis tersebut dari Inggris ke Selandia Baru. Saat landing di Indonesia, pesawat singgah ke Yogyakarta dan Kupang. DC3 merupakan pesawat buatan Douglas Aircraft Company. Diproduksi tahun 1935, lalu mulai digunakan secara komersial setahun berikutnya. Pesawat ini juga digunakan dalam perang, terutama Perang Dunia II, Perang Korea, Perang Vietnam dan perang lainnya di berbagai belahan dunia pada rentang waktu 1930-1970-an. Pesawat dengan rentang sayap 28,96 meter dan panjang 19,63 meter itu tiba di Bandara Yogyakarta sekitar pukul 13.40 WIB. Meleset dari perkiraan semula, yakni 12.40 W...