Skip to main content

Loket Mandala Tutup, Penumpang Kebingungan

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA-- Loket tiket Mandala Airlines di Bandara Adisutjipto sejak Kamis pagi tutup dan tidak ada satupun petugas yang berjaga. Ini membuat para calon penumpang mengalami kesulitan untuk mendapatkan informasi termasuk untuk pengembalian uang pembelian tiket (refund).

"Saya sejak tadi menunggu di sini untuk mendapatkan kejelasan soal pembatalan penerbangan, namun ternyata tidak ada satupun petugas yang dapat dimintai keterangan karena loket Mandala tutup," kata calon penumnpang asal Sleman, Joko.

Namun pihak bandara mengklaim kondisi penumpang Mandala baik-baik saja. "Tidak ada gejolak yang berarti dari calon penumpang maskapai Mandala atas pembatalan seluruh penerbangan, memang dari pihak Mandala sendiri sebelumnya telah memberirtahukan kepada calon penumpang jika maskapai ini untuk sementara berhenti beroperasi," kata Humas Bandara Adisutjipto Yogyakarta Isye Yuviana, Kamis.

Menurut dia, pihak bandara saat ini juga membantu para calon penumpang terkait dengan informasi pembatalan penerbangan tersebut. "Kami juga membantu para calon penumpang untuk menyampaikan nomor-nomor kontak kantor Mandala yang dapat dihubungi, agar mereka bisa mendapatkan informasi yang jelas," katanya.

Ia mengatakan, para calon penumpang Mandala yang sudah memesan tiket dialihkan ke maskapai lainnya yang ditentukan sendiri oleh para calon penumpang. "Mereka juga bisa mendapatkan pegembalian uang pembelian tiket secara penuh jika para calon penumpang tidak bersedia ganti pesawat," katanya.

(Admin) Info dari website mandala air :
http://www.mandalaair.com/news0.html

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...