Skip to main content

800 Orang Antre Tiket di Stasiun Tugu Yogya, Loket Cuma Buka Dua

DetikNews | Gara-gara penerbangan terganggu akibat abu Merapi, publik pun menyerbu kereta api (KA) sebagai alternatif. Namun sayang, PT KAI kurang mengantisipasi sehingga terjadi antrean panjang di Stasiun Tugu, Yogyakarta.

Saat ini sekitar 800 orang mengantre tiket. Sayangnya hanya dua loket tiket saja yang buka sehingga antrean ini bertambah parah.

"Sebenarnya ada enam loket tapi yang buka cuma dua loket saja. Tolong PT KA bisa membuka semua loket karena antreannya sangat panjang sekali," kata Aries, salah seorang pengantre melalui Info Anda detikcom, Minggu (7/11/2010).

Aries telah tiba di stasiun itu pada pukul 10.00 WIB dan dapat nomor antrean 700-an. Saat ini nomor antrean yang telah dipanggil baru mencapai 392.

"Panjang sekali, saya saja belum dapat tiket," kata Aries.

Aries menyatakan, begitu tiba di Stasiun Tugu para penumpang diberi nomor antrean. Kemudian petugas akan memanggil nomor secara berurutan.

"Jumlah kursi yang ada di sini cuma ada 50 buah, jadi meski tidak harus berbaris kita tetap harus berdiri," katanya.

Aries menyatakan, rencananya ia akan membeli tiket Senja Utama untuk kembali ke Jakarta besok. Tiket kereta tujuan Jakarta untuk hari ini sudah habis.

"Saya habis menengok keluarga di Yogya, mudah-mudahan tiketnya masih ada soalnya tinggal sisa 100 tiket," katanya.

Aries sempat bertanya ke petugas keamanan kenapa tidak semua tiket yang ada di stasiun itu dibuka. "Katanya ini Minggu jadi yang buka cuma dua saja. Padahal saat ini bandara tutup dan orang semua ingin naik kereta," katanya.

(nal/nrl)

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...