Skip to main content

H-5 lebaran, Volume Kendaraan Naik

SLEMAN: Lima hari menjelang lebaran, arus lalu lintas di sejumlah kawasan di Sleman mulai menunjukkan peningkatan. Dari pantauan di sejumlah jalur masuk utama menuju Jogja Sabtu, (4/9), volume kendaraan yang lewat mulai naik, khususnya motor.

Catatan Posko Dishubkominfo wilayah Gamping, volume kendaraan bermotor mencapai 2.000 motor per jam. Lebih tinggi dari hari sebelumnya yang hanya mencapai kisaran 1.000 motor per jam. Volume mobil juga mencapai 300 mobil lebih setiap jamnya.

"Sudah mulai naik arusnya, kebanyakan juga arah masuk ke Jogja,” ujar salah seorang petugas pemantau Dishubkominfo di wilayah Gamping, Rahmat Agus M, Sabtu (4/9).

Arus kendaraan terbanyak terjadi pagi pukul 07.00-09.00 dan sore hari pukul 17.00-18.00. Ia memperkirakan hampir 50% volume arus lalu lintas berasal dari kendaraan pemudik.

Polres Sleman sebelumnya telah menetapkan tiga jalur lalu lintas utama di wilayah Gamping, yakni Gamping-Tempel melalui Ring Road dan Jl Magelang, Gamping-Kota melewati Wirobrajan, serta Gamping-Solo melalui Wirobrajan, Kota dan Jalan Solo.

Pihak kepolisian juga telah menyiapkan tiga jalur alternatif, jika di jalur utama terjadi kemacetan.

Jalur tersebut adalah skema menuju Kecamatan Tempel melalui jalur Jalan Wates-Klagon-simpang empat Gedongan-Moyudan-simpang empat Balangan-simpang tiga Gendol-Tempel. Jalur alternatif menuju Kota melalui Gamping-simpang tiga Gamping-terminal Giwangan, serta skema menuju Solo melalui Gamping-simpang tiga Gamping-Ring Road Selatan-Janti-Jalan Solo.(Harian Jogja/Galih Kurniawan)

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...