Skip to main content

Poltabes Jogja Larang Siswa SMA Bermobil

HARIAN JOGJA: Menegakkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang Tata Tertib Sekolah, Satlantas Poltabes Jogja mensosialisasikan larangan berkendara bagi siswa SMP dan mobil bagi siswa SMA sederajat.

Hal ini dimaksudkan menekan pelanggaran hukum serta mendukung pembinaan siswa baru. Satlantas bekerjasama dengan sejumlah sekolah di kota Jogja lakukan sosialisasi pemenuhan syarat hukum berkendara bagi siswa SMP.

Sejak digencarkan razia pelajar beberapa waktu lalu, Kepala Unit Dikyasa AKP Sri Wahyuni Senin (12/7) pelanggaran tata tertib lalu lintas oleh pelajar SMP yang mengendarai sepeda motor makin berkurang.

Alasan tersebut dijadikan landasan Satlantas melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah menyongsong tahun ajaran baru ini.

Sri Wahyuni juga mengungkapkan, jajaran Satlantas sudah melakukan sosialisasi yang digelar pada sejumlah sekolah, seperti SMPN 4 Jogja dan MAN 2.

“Sosialisasi yang dilakukan bertepatan dengan penyelenggaran MOS, dilakukan untuk kembali menegaskan perwal tentang larangan menggunakan kendaraan ke sekolah,” katanya ditemui di Poltabes, Senin (12/7) siang.

Sosialisasi selanjutnya akan dilakukan secara merata kesejumlah sekolah.(Harian Jogja/Rina Wijayanti)

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...