Skip to main content

PLN Segera Rekrut 2.604 Pegawai Baru

YOGYA (KRjogja.com) - PT PLN (Persero) pada tahun 2010 ini menargetkan memperoleh 2.604 pegawai baru dari berbagai disiplin ilmu. Target tersebut diterapkan dalam rangka menjalankan proyek 10.000 MW yang ditargetkan tercapai pada tahum 2012 guna memenuhi kebutuhan listrik nasional.

Rekrutmen pegawai baru PLN tersebut dilakukan oleh Engginer Carrier Center (ECC) UGM melalui proses pendaftaran online di website www.ecc.ft.ugm.ac.id hingga 13 Juli nanti. Menurut direktur ECC UGM, Nurhadi, kebutuhan PLN akan tenaga baru sampai saat ini belum bisa terpenuhi. Hal ini dikarenakan PLN terus mencari SDM yang benar-benar berkualitas dan memenuhi kriteria.

"Dari target tahun lalu sebesar 1.600 pegawai, kami hanya bisa memenuhi 1.000 saja. Sedangkan untuk tahun ini, target 2.604 pegawai kemungkinan hanya akan memenuhi 1.000 orang juga. Total pendaftar sendiri sampai saat ini telah mencapai 11 ribu orang dan akan disaring 3 ribu orang serta kemungkinan bisa diterima hanya 5-10 persennya saja," terangnya di gedung UC UGM, Senin (12/7).

Faktor yang banyak menjadi penghambat dalam keberhasilan proses rekrutmen di PLN, katanya, yakni karena kegagalan pada tes kesehatan dan psikotes. Meskipun demikian, pihaknya tetap memberlakukan seleksi ketat untuk memperoleh kandidat terbaik.

"Sekitar 30-57 persen kegagalan rekrutmen adalah karena alasan kesehatan, dimana banyak peserta yang memiliki kolesterol tinggi. Sedangkan 30 persen lainnya adalah karena faktor kematangan emosional yang belum memenuhi kriteria terutama saat psikotes maupun wawancara," ungkapnya.

Dalam proses rekrutmen kali ini dibuka untuk 14 bidang ilmu masing-masing 6 bidang tingkat S1 dan 8 bidang tingkat D3. Untuk tahapan seleksi meliputi input data, seleksi administrasi, pengumuman dan briefing, general attitude test, tes akademik dan bahasa Inggris, tes psikologi, kesehatan, wawancara dan pengumuman. Pada tanggal 14 Juli nanti, peserta yang sudah mendaftar diminta untuk mengumpulkan berkas di gedung UC UGM dan akan menerima pengumuman lolos administrasi pada 21 Juli. (Ran)

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Partisipasi Pemilu 2019 Kota Jogja 84,9 Persen & Kulon Progo 86, 49 Persen

Yogyakarta (ANTARA) - Kota Yogyakarta mencatat tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 yang cukup tinggi yaitu mencapai 84,9 persen khususnya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. “Tingkat partisipasi tersebut melebihi target yang kami tetapkan yaitu 77,5 persen. Mungkin ini adalah tingkat partisipasi pemilu yang paling tinggi pernah diraih,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta Hidayat Widodo, di Yogyakarta, Kamis. Pada pemilihan presiden dan wakil presiden, KPU Kota Yogyakarta mencatat total jumlah pemilih yang memiliki hak pilih mencapai 324.903 orang, namun pemilih yang menggunakan hak pilihnya tercatat sebanyak 275.552 orang. Berdasarkan data, ada sebanyak 47.249 pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak suaranya, sedangkan dalam daftar pemilih tetap tambahan terdapat 2.096 pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya, serta enam pemilih dalam daftar pemilih khusus yang tidak menggunakan hak suaranya. Ia pun berhara...

Tanah Pesisir DIY Terus Melambung

Perkembangan wisata dan megaproyek di pesisir selatan DIY, tepatnya di kawasan Gunungkidul dan Kulonprogo mendongkrak harga tanah. Tidak tanggung-tanggung,harga tanah yang awalnya berkisar Rp30.000 per meter,kini sudah lebih dari Rp200.000. Tidak heran, banyak warga berlomba-lomba melepaskan tanah kepada investor. Dalam satu tahun terakhir, lonjakan harga tanah tidak bisa dihindari lagi.Sugeng,salah satu warga Bruno, Ngestirejo, Tanjungsari mengatakan, dua tahun yang lalu harga tanah masih berkisar Rp35.000 setiap meternya. “Namun, saat ini harganya lebih dari Rp200.000 untuk tanah bersertifikat,”ungkapnya. Dia pun menunjukkan beberapa lahan yang siap dilepas pemiliknya. Selain itu, dalam satu tahun terakhir banyak warga luar yang mulai melirik untuk membeli tanah di sekitar pantai. “Belum lagi dengan rencana pengembangan Pantai Krakal. Sudah banyak orang yang pesan kalau ada tanah yang mau dijual,”ucapnya. Saat ini di sekitar Pantai Krakal sudah banyak berdiri bangunan layakn...