Skip to main content

Jangan Mudah Tergoda Investasi Menggiurkan

BANTUL- Kasus investasi bodong yang kembali mencuat setelah ratusan nasabah menggeruduk kantor Koperasi Sumber Insan Mandiri (SIM) di Jalan Amad Wahid No 235 Banguntapan mengundang keprihatinan. Tidak terkecuali hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bantul AKBP JF Pandjaitan.

Melalui Kasatreskrim AKP Danang Kuntadi, Kapolres berharap agar masyarakat lebih waspada apabila ingin berinvestasi. Dia berpesan agar masyarakat jangan mudah tergiur dengan usaha investasi, apalagi apabila badan usaha tersebut memberikan tawaran bunga yang tidak wajar.

"Investasi itu baik, namun masyarakat perlu untuk selalu waspada. Apalagi kalau badan usaha atau koperasi tersebut memberikan tawaran bunga yang jauh berada diatas bunga bank. Itu patut untuk diwaspadai," kata Danang Kuntadi.

Menurutnya, kasus penggelapan dana nasabah yang dilakukan oleh sebuah badan usaha dengan modus memberikan bunga besar sudah sering terjadi. Namun demikian seringkali masyarakat tidak menyadarinya. Untuk itu agar kasus-kasus serupa tidak terulang, kapolres melalui Kasatreskrim meminta agar masyarakat perlu waspada.

"Tidak ada salahnya apabila sebelum memutuskan untuk berinvestasi kesebuah badan usaha, terlebih dulu menanyakan legalitasnya ke instansi terkait. Kalaupun mau bertanya ke polisi, kami akan menfasilitasinya," kata Danang.

Peringatan dari Kapolres ini senada dengan statamen Disperindagkop Bantul Drs Tri Saktiyana yang menjelaskan bahwa Disperindagkop Bantul tidak pernah mengeluarkan ijin operasional Koperasi SIM. Bahkan Disperindakop sudah dua kali menolak pengajuan ijin koperasi ini dengan alasan tidak memenuhi persyaratan.

Sedangkan untuk kasus yang menimpa ratusan nasabah SIM, Polres Bantul mengaku tidak menanganinya. Alasannya selain tidak mendapatkan laporan dari para nasabah, korban dari koperasi ini rata-rata juga berasal dari luar Bantul. "Setahu saya Polda sudah menanganinya dan kebetulan tidak ada satupun nasabah yang melaporkan kasus ini ke Bantul," kata Danang.

Meski demikian sebagai aparat penegak hukum, Polres Bantul tetap melakukan prosedur-prosedur terkait dengan kasus ini. Salah satunya adalah melakukan antisipasi dan pengamanan terhadap kemungkinan lain yang bisa saja terjadi akibat keresahan ratusan nasabah SIM.

"Jangan sampai kasus ini menimbulkan tindak pidana lainnya. Untuk itu kami akan terus memantau dan mengawasi kantor SIM di Banguntapan. Pengawasan akan kami tingkatkan saat jatuh tempo pengembalian uang milik nasabah yang dijanjikan oleh pengurus koperasi pada akhir Juli ini," kata perwira yang mampu membongkar jaringan pembobol ATM di Jateng DIJ dan Jatim ini. (ufi)

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...