Skip to main content

Posts

Pesta Ganja, 11 Mahasiswa Ditangkap

YOGYAKARTA, Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta menangkap 15 pengguna narkoba jenis ganja dan sabu. Sebanyak 11 di antaranya masih berstatus mahasiswa. Mahasiswa-mahasiswa itu ditangkap pihak berwajib saat melakukan pesta ganja di dua tempat berbeda. Tujuh mahasiswa, yakni Fadli, Khairul, Azis, Fuad, Junaidin, Yudirangga, dan Gafron, serta Nur (wiraswasta) ditangkap di daerah Kasihan, Bantul. Sedangkan empat lainnya, yakni Yulius, Yogi, Totok, serta Nadya, ditangkap di daerah Sewon Bantul. Direktur Resnarkoba Polda DIY Kombes Widjanarko mengatakan, penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan dan memastikan bahwa benar ada pesta narkoba, polisi lalu melakukan penyergapan. "Untuk pengguna narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan yakni Hermanto (wiraswasta), ditangkap di Kalasan, Sleman. Sasongko (wiraswasta), dan Arya Adi (wiraswasta) ditangkap di Gondokusuman, Yogyakarta," ujar Widjanarko, Rabu (...

Dua Rumah Rusak Tersambar Petir

YOGYAKARTA - Dua rumah milik Marno (37) dan Warno (80) di Desa Ngangring, Girikerto, Turi rusak akibat tersambar petir, Senin (28/01) sore sekitar pukul 14.30 WIB. Marno (37), pemilik rumah yang sempat terpental sekitar 3 meter mengatakan, setelah hujan reda tiba-tiba petir menyambar. "Saat itu keluarga sedang di dalam rumah, tiba-tiba ada suara seperti bom dan atap rumah berjatuhan. Saya sendiri saat itu terpental sekitar 3 meter dan kasur yang saya pakai terbakar," terangnya saat ditemui di rumahnya. Marno menjelaskan sebelum menyambar rumah, petir sempat menyambar pohon kelapa dan tanah hingga membuat lubang sekitar 20 cm dan panjang sekitar 3 meter. "Setelah memastikan keluarga baik-baik saya lalu keluar rumah untuk melihat kondisi. Di samping rumah ada beberapa pohon salak yang ambruk dan tanahnya berlubang. Batang pohon kelapa yang disampingnya juga tergores," paparnya. Akibat dari sambaran petir tersebut, atap rumah dan beberapa barang di kedua rum...

Dua Turis Rusia Nyaris Jadi Korban Ombak Parangendog

Yogyakarta - Dua turis asal Rusia nyaris jadi korban keganasan ombak laut selatan. Keduanya tergulung ombak saat mandi di Pantai Parangendog. Dua warga Rusia, Alena Egorova (22) yang beralamat di St Stahanocev 17, Saint Petersburg dan Dmitriy Ignatov (21) beralamt di St Gagarina 16, Komi Republic terseret ombak hingga 300 meter dari lepas pantai Parangendok Minggu (27/01/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Beruntung keduanya berhasil diselamatkan Tim SAR Parangtritis sebelum ombak benar-benar menenggelamkan. Komandan SAR Parangtritis Ali Sutanta menyatakan, dua turis itu terlihat di Pantai Parangtritis bersama empat rekannya sekitar pukul 11.30 WIB. Enam turis itu lalu berjalan menyusuri bibir pantai ke arah Parangendog yang berada di ujung timur Parangtritis . "Mungkin mereka merasa lebih nyaman di Parangendog karena lebih sepi. Lalu mereka mandi sambil bergurau di deburan ombak. Tapi karena kami yakin mereka tidak tahu karakter ombak laut selatan, personel SAR ada yang terus...

Jogja Air Show Bakal Lebih Semarak

Yogyakarta - Federasi Aerosport Indonesia (FASI) DIY memastikan penyelenggaraan Jogja Air Show (JAS) tahun 2013 di Pantai Parangtritis, bantul, 8-10 Februari 2013 mendatang bakal lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Kadis Ops TNI AU Lanud Adisutjipto, Kolonel Minggit Triwibowo menjelaskan bahwa 19 FASI dari berbagai daerah di seluruh Indonesia sudah memastikan keikutsertaannya. "Kami juga rencananya akan ada pemecahan rekor MURI untuk Aeromodelling RC sebanyak mungkin dalam waktu bersamaan," jelasnya ketika ditemui di Hanggar Lanud Adisutjipto pada Minggu (27/01/2013) pagi. Untuk menyemarakan acara tersebut, pihaknya akan mempersiapkan heli colibri, sembilan unit pesawat trike, 20 unit paramotor, dan 30 unit paralayang. Sedangkan kegiatannya diisi dengan kegiatan gantole, paralayang, paramotor, aeromodelling, demonstrasi, kejuaraan, serta joy flight. "Selain untuk keolahragaan juga untuk mempromosikan pariwisata daerah terutama di wilayah Bantul dan Gu...

Puluhan Warga Gunungkidul Terjangkit DBD

Yogyakarta: Puluhan warga Gunungkidul, Yogyakarta, terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD). Celakanya, bukannya berkurang, dari hari ke hari penderita DBD di kabupaten itu terus bertambah. Data Dinas Kesehatan setempat menunjukkan, penyebaran penyakit ini masif sejak awal tahun. Setidaknya kini ada 24 kasus DBD di kabupaten itu. Kasus paling banyak terjadi di Kecamatan Wonosari, Karang Mojo, dan Kecamatan Semin. Penderita umumnya anak-anak usia di bawah 15 tahun. Sebanyak 16 pasien dirawat di RSUD Wonosari, sementara sisanya tersebar di sejumlah rumah sakit dan puskesmas. Kasus DBD pada awal tahun ini terbilang tinggi dibandingkan tahun kemarin, yang hanya tercatat total 50 kasus DBD selama 2012. Dinkes akan berupaya mencegah penyebaran DBD dengan melakukan fogging di sejumlah lokasi. Juga terus memantau penyebaran DBD, mengingat curah hujan tinggi yang membuat nyamuk Aedes aegypti berkebang biak. Kabupaten Gunungkidul sendiri belum menetapkan tingginya ...

Gembira Loka datangkan Flamingo dan Penguin

Yogyakarta  - Objek wisata Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta pada akhir Mei atau awal Juni 2013 akan menghadirkan taman burung yang dilengkapi koleksi satwa burung penguin dan flamingo . "Gembira Loka Zoo (GLZoo) nantinya bakal dilengkapi koleksi 12 ekor burung penguin dan 12 ekor burung flamingo. Kami terus komunikasi dengan pihak-pihak yang akan membantu di antaranta Singapura Zoo yang sudah menjanjikan membantu enam ekor penguin. Enam penguin lainnya nanti akan kami cari di Amsterdam, Belanda," kata Dirut GLZoo, KMT A.Tirtodiprojo di Yogyakarta, Selasa. Diminta konfirmasinya tentang persiapan hadirnya taman burung di GLZoo Yogyakarta, ia mengatakan pembangunan tahap pertama ini dilakukan di atas tanah seluas 4.500 M2. "Diperkirakan pembangunan taman burung ini menelan dana Rp5 miliar, yaitu Rp3,5 miliar untuk biaya pembangunan fisik dan Rp 1,5 miliar sisanya untuk melengkapi pengadaan burung," kata Tirtodiprodjo. Menurut dia, berbagai jenis burung...

Pedagang Daging di Kranggan dan Sentul Juga Mogok

YOGYAKARTA -  Aksi mogok penjual daging sapi tidak hanya terjadi di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Para pedagang daging sapi di pasar lain, seperti pasar Kranggan dan Pasar Sentul, melakukan aksi serupa. Cempluk, pedagang makanan, tak menemukan pedagang daging sapi sama sekali di Pasar Kranggan. Padahal, sehari sebelumnya ia masih berbelanja daging sapi. "Harganya sekarang tinggi sekali, sampai Rp 110.000 per kg. Padahal, seminggu lalu masih Rp 80.000," ungkap Cempluk, Kamis (17/1/2013). Di Pasar Beringharjo, puluhan penjual daging sapi mogok berjualan sejak Kamis (17/1/2013)  pukul 02.00. Aksi mogok itu merupakan protes terhadap kenaikan drastis harga daging sapi dalam dua pekan terakhir. Edi Santosa, salah seorang pedagang daging sapi, mengungkapkan, harga daging sapi dua pekan lalu hanya Rp 80.000 per kg. Namun, dalam dua minggu terakhir harga naik sampai Rp 90.000 per kg. "Kenaikan harga ini sudah tak wajar. Sebagai bentuk protes, kami akan mogok sampai ...