Skip to main content

Kantor Jamaah Ahmadiyah di Yogyakarta Disegel

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Puluhan massa dari Front Umat Islam (FUI) Yogyakarta melakukan penyegelan terhadap kantor Jamaah Ahmadiyah Indonesia di Yogyakarta, Ahad (20/3) sore. Kantor Ahmadiyah Yogyakarta yang terletak di Jalan Krasak Timur, Danurejan, Yogyakarta atau persisnya di depan Mapolsek Danurejan tersebut disegel dengan selembar spanduk bertuliskan disegel oleh massa FUI.

Sebelum penyegelan massa FUI yang terdiri dari beberapa elemen antara lain Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK), Remaja Masjid, Front Jihad Islam (FJI), Gerakan Anti Maksiat (GAM), Komando Kemanan Muhammadiyah (KOKAM), Al Misbah, Gerakan Pemuda Kabah (GPK) dan elemen Islam lainnya ini melakukan orasi di gedung PDHI Yogyakarta. Mereka menyuarakan penolakan keberadaan ajaran ahmadiyah di Yogyakarta. Dalam melakukan aksinya, mereka juga membagi-bagikan pamlet mengenai ajaran Ahmadiyah.

"Kami meminta pemerintah DIY bertindak tegas untuk membubarkan Ahmadiyah," papar juru bicara FUI Ustadz Abu Almer di sela-sela aksinya. Mereka juga mengaku kecewa dengan sikap pemerintah provinsi DIY yang tidak tegas terhadap Ahmadiyah. Padahal pemerintah provinsi lain sudah terang-terangan melarang adanya ajaran Ahmadiyah di wilayahnya.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka mendukung Fatwa MUI yang menyatakan bahwa Ahmadiyah adalah ajaran sesat dan menodai Islam. Karena itu, menurut mereka, Ahmadiyah wajib dilarang dan dibubarkan dari Indonesia, kecuali tidak menggunakan nama dan simbol keislaman.

Red: Stevy Maradona
Rep: Yulianingsih


Office of the Ahmadiyya Community in Yogyakarta seals

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Dozens of masses of Muslim Front (FUI) Yogyakarta office to sealing against the Ahmadiyya Community in Yogyakarta, Indonesia, Sunday (20 / 3) afternoon. Ahmadiyya Office of Yogyakarta, located in East Krasak Road, Danurejan, Yogyakarta or exactly in front of the Mapolsek Danurejan sealed with a piece of a banner that read sealed by mass FUI.

Before sealing FUI mass consisting of several elements, among others, the Indonesian Mujahidin Council (MMI), Kabah Youth Movement (GPK), Adolescent Mosque, the Islamic Front for Jihad (FJI), Anti Maksiat Movement (GAM), Command Security Muhammadiyah (KOKAM) , Al Misbah, Kabah Youth Movement (GPK) and other Islamic elements in the building are doing oration PDHI Yogyakarta. They expressed rejection of the existence of Ahmadiyah teachings in Yogyakarta. In conducting the action, they also handed out Pamphlets contain the teachings of Ahmadiyah.

"We asked the government to act decisively DIY to dissolve Ahmadiyah," said spokesman FUI Ustadz Abu Almer on the sidelines of the action. They were also disappointed with the attitude of the provincial government of DIY is not firmly against the Ahmadis. Yet another provincial government has blatantly Ahmadiyya teachings prohibit in its territory.

In his statement, they support the MUI fatwa stating that the teaching is heresy and tarnish Islam. Therefore, according to them, shall be prohibited and disbanded Ahmadiyya from Indonesia, but did not use the name and symbol of Islam.

Comments

Popular posts from this blog

Meneropong Kisah Sukses Pemudik Asal Gunungkidul

Berbekal ijazah SMU,Takhlukkan Kota Jakarta Sangat tidak pantas untuk ditiru, apa lagi bila tidak memiliki keahlian yang cukup memadai sebagai modal mencari kerja di Jakarta. Namun pria ini memberi bukti bagaimana mampu sukses di Ibukota Negara . Bagaimana caranya? GUNUNGKIDUL-Meski baru merantau ke Jakarta sejak akhir tahun 2004 lalu, bisa dikatakan pria ini cukup berhasil. Pulas Priotyas Wiyatno nekat membawa istri dan ketiga anaknya ke Ibukota untuk mengadu nasib. Seperti yang dikatakan kepada RADAR JOGJA, awalnya sungguh sangat sulit dan memerlukan perjuangan yang sangat keras untuk bisa bertahan dan tetap survive sehingga menjadi seperti sekarang ini. " Memang belum bisa dibilang sukses mas. Kami sangat biasa banget. Tapi saya bersyukur dapat melewati saat - saat sulit " kata bapak empat anak ini. Selanjutnya Pulas mengisahkan bagaimana ia dengan keluarganya sampai memberanikan diri pergi ke Jakarta yang menurutnya sangat tidak pantas untuk ditiru apalagi bila t...

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Peta Terkini Zona Bahaya Merapi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi mengurangi radius bahaya Gunung Merapi di wilayahKabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusul erupsi gunung ini cenderung terus menurun, Jumat. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Surono mengatakan meskipun zona bahaya dipersempit, tetapi status aktivitas Gunung Merapi masih tetap berada di level 4 atau "awas". "Aktivitas Gunung Merapi cenderung menurun, termasuk intensitasnya, sehingga kami memutuskan untuk mengurangi radius bahaya meski status tetap 'awas'," katanya. Berdasarkan hal-hal tersebut, PVMBG kemudian menetapkan radius bahaya Merapi pada Jumat untuk Kabupaten Sleman dibagi menjadi dua wilayah yaitu 15 kilometer untuk sisi timur Kali Boyong, dan 10 kilometer di sisi barat Kali Boyong. Sebelumnya, radius bahaya Merapi di wilayah kabupaten ini adalah 20 ki...