Skip to main content

Renggut Dua Nyawa Pemuda Semanu

GUNUNGKIDUL– Pembatasan peredaran minuman beralkohol, ternyata belum bisa menurunkan peredaran minuman keras (miras) oplosan. Hal ini dibuktikan dengan tewasnya dua pemuda warga Desa Semanu seusai pesta miras oplosan.

Darmawan, 30,warga Dusun Ngebrak, Semanu meregang nyawa di RSBethesda Yogyakarta seusai pesta miras oplosan bersama kawan-kawannya,kemarin. Sedangkan, Triyono, 25, warga Dusun Sambirejo, Semanu juga mengembuskan napas terakhir di RS Pelita Husada.

Selain dua korban tewas,informasi yang dihimpun SINDO menyebutkan,masih ada enam warga yang kini dirawat di beberapa rumah sakit.Namun demikian, belum jelas identitas dua korban yang terbaring tersebut. Menurut penuturan Sugeng, salah satu kerabat dari almarhum Triyono, kejadian berawal saat Triyono pamit bermain ke rumah salah satu temannya pada Kamis (7/7).

Almarhum baru pulang kembali ke rumah pada pagi hari kemarin.Begitu sampai di rumah, dia mengeluhkan sakit di bagian perut dengan tubuhnya sempoyongan. Karena kondisinya memburuk, dia kemudian dilarikan ke RS Pelita Husada Semanu. ”Namun dia menghembuskan napas terakhir pukul 11.45 tadi,” tuturnya,kemarin.

Kasus tewasnya dua warga lantaran miras oplosan jenis vodka dicampur softdrink ini dibenarkan Kapolsek Semanu AKP Irianto. Dia sangat yakin jika keduanya tewas lantaran miras maut tersebut.“Yang jelas kita pegang data-data dari para korban termasuk keterangan medis di rumahsakit,”paparnya.

Pihaknya juga langsung beraksi dengan mencari lokasi pembelian miras maut tersebut. ”Kita langsung mencari dan menemukan lokasi pembelian miras,”ujarnya. Di sebuah warung minuman di Nitikan Semanu,jajaran polsek berhasil mengamankan 96 botol miras berjenis vodka. Meski demikian pihaknya masih belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus miras maut ini.

Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul Imam Taufik mengatakan, semestinya razia terhadap minuman beralkohol ini gencar dilakukan. ”Saya sebelumnya sudah mengingatkan, razia harus secara gencar dilakukan. Namun kelihatannya tidak ada tindakan nyata,”sesalnya.

Menurutnya, saat ini peraturan daerah (perda) yang mengatur miras sudah ada. Semestinya penegak perda serta penegak hukum harus giat dalam menjalankan tugasnya. ”Jangan sampai justru ormas yang melakukannya.Kasus ini bisa menjadi otokritik bersama untuk lebih memaksimalkan rasia,” pungkasnya. suharjono

Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction

Two Lives of Rip Semanu Youth

Gunungkidul-restricted circulation of alcoholic beverages, it has not been able to reduce the circulation of liquor (alcohol) mixing. This is evidenced by the deaths of two youths of the village residents Semanu mixing alcohol after party.

Darmawan, 30, Hamlet Ngebrak, Semanu dying in Yogyakarta RS Bethesda mixing alcohol after party with her friends, yesterday. Meanwhile, Triyono, 25, Hamlet Sambirejo, Semanu also breathed his last at Pelita Husada Hospital.

Besides the two deaths, information compiled SINDO mention, there are still six people being treated in some homes sick. Thus, it is unclear the identity of the two victims were lying. According Sugeng, one of the relatives of the deceased Triyono, events began when Triyono said goodbye to the house to play one of his friends on Thursday (7 / 7).

Newly deceased back home in the morning yesterday. After got home, she complained of pain in the abdomen with her stagger. Because his condition worsened, he was later rushed to hospital Pelita Semanu Husada. "But she breathed her last at 11:45 that," he said yesterday.

The case of the deaths of two people because of alcohol mixing this type of vodka mixed with cola justified Kapolsek Semanu Irianto PPA. He was quite sure if they were killed because of alcohol is death. "Obviously we hold the data from the victims, including medical information in hospitals," he explained.

It also directly react with locating the purchase of alcohol is deadly. "We immediately sought and found the location of the purchase of alcohol," he said. At a drinks stall in Nitikan Semanu, police managed to secure a line of alcoholic drinks 96 bottles of vodka manifold. Yet it still can not determine a suspect in the case of this deadly alcohol.

Member of Commission D of the DPRD Gunungkidul Imam Taufik said, should raid against alcoholic beverages is intensively conducted. "I had previously been warned, should be intensively conducted raids. But it seems there is no real action, "he regrets.

According to him, the current local regulations (perda) that regulates alcohol already exist. Regulation and enforcement should be vigorous in law enforcement duties. "Do not let the fact that organizations can become self-criticism do it. Case together to further maximize operation," he concluded.

Comments

Popular posts from this blog

Matahari Godean Grup : Belanja Online via Whatsapp

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Jogjakarta umumnya dan masyarakat Godean khususnya dan untuk mempermudah belanja tanpa antrian  dan tanpa perlu datang ke toko maka Matahari Godean Grup ( Toserba Matahari Godean & Mth Fashion ) Jl. Saronodipoyo - Utara Pasar Godean membuka layanan Belanja Online via Whatsapp sebagai Berikut : Toserba Matahari Godean : Belanja Online via Whatsapp untuk kebutuhan sebagai berikut : Ringkasan Paket Sembako *dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda (check via whatsapp) Mth Fashion : Untuk belanja Online kebutuhan Sandang/Fashion Keluarga, Untuk produk-produk bisa Anda lihat di Instagram : https://www.instagram.com/mth.fashion.online.shop/  (updated) Untuk Informasi Lebih lanjut bisa kontak Nomor Whatsapp masing-masing. Selamat Berbelanja secara Online | Jangan lupa informasikan ke keluarga dan rekan-rekan anda.

Thukul Arwana 'Sobek-Sobek' Stadion Maguwoharjo

SLEMAN (KRjogja.com) - Pelawak ibukota, Thukul Arwana mengocok perut para pengungsi Merapi yang berada di barak Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (14/12). Dengan berseragam TNI lengkap mengenakan baret merah ala Kopasus, pelawak dengan nama asli Riyanto ini menghibur pengungsi dengan gojegan lucunya. Aksi lawakan host Bukan Empat Mata tersebut merupakan salah satu bagian rangkaian perayaan Hari Juang Kartika 2010 TNI AD yang akan jatuh pada hari Rabu (15/12). Kasad Jenderal TNI George Toisutta mengaku, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan sejenak menghilangkan beban penderitaan warga pengungsi. "Sekali lagi saya ungkapkan bahwa TNI adalah tentara rakyat. Jadi sudah menjadi kewajiban kita untuk saling membantu rakyat yang sedang tertimpa musibah," ungkapnya. Sementara itu, di atas panggung Thukul Arwana dengan salam khasnya mencoba menghibur para pengungsi. Sesekali, pelawak asal Semarang ini mengajak para prajurit TNI lainnya naik ke panggung dan mengajaknya ...

Review Canon Pixma MP287 : Printer Tiga Fungsi Bisa di Infus

Pada pameran komputer dalam event Festival Komputer Indonesia (FKI) 2012 yang bertempat di JEC Jogja pada tanggal 9-13 Juni 2012 kemarin, kami tertarik untuk membeli printer multi fungsi Canon Pixma MP287 dengan harga Rp. 690.000 plus infus acaciana, yang sebenarnya lebih mahal dari printer sejenis seri HP Deskjet 1050 yang sudah kami review pada posting sebelumnya. Kelebihan Canon Pixma  MP287 adalah bisa di infus. Jika kita membeli harga tanpa system infus saat ini sekitar Rp 645.000 – 725.ooo,-, jika ditambah ongkos pemasangan system infus Rp. 75.000 – 150.000,- (tergantung jenis merek tinta infusnya, setahu saya yang paling mahal dengan kualitas paling bagus merek blue print. Untuk software bawaannya cukup lengkap untuk fungsi-fungsi yang mendukung printer,  scanner maupun panel yang lengkap untuk fungsi copy. Untuk system infus yang haruys diperhatikan adalah sewaktu tinta primer dari catridge sudah habis, nanti akan muncul dialog menu/prompt menu yang artinya kura...